UNS – Sejumlah Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ikut serta dalam ajang tahunan Putra Putri Solo (PPS). Tahun 2025 merupakan edisi ke-35 sejak pertama kali digelar pada 1986. Dengan tema “Ngrembakaning Budaya Jumbuh Ing Jaman”, ajang ini bertujuan menjaring sosok muda terbaik yang akan menjadi Duta Wisata Kota Surakarta.
Pada Malam Grand Final yang berlangsung Jumat (8/8/2025) di Balai Kota Surakarta, sejumlah mahasiswa UNS berhasil meraih predikat bergengsi. Marcel Muhammad Irsandhi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Sosiologi Antropologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) terpilih sebagai Putra Solo 2025. Sementara itu, Renata Listya Kusuma Wangi dari Prodi Magister Ilmu Komunikasi Sekolah Pascasarjana dinobatkan sebagai Putri Solo 2025.
Penghargaan penting juga diraih oleh mahasiswa lainnya. Alexander Fanky Carelino dari Prodi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) mendapat predikat Putra Solo Favorit 2025. Bella Yuniarti Wienata dari Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum (FH) berhasil menjadi Putri Solo Persahabatan 2025. Dimas Bagus Kurniawan dari Prodi D-3 Usaha Perjalanan Wisata Sekolah Vokasi (SV) menjadi Putra Solo Persahabatan 2025.
Selain itu, Ravena Cindy Aulia Putri dari Prodi D-3 Manajemen Bisnis SV terpilih sebagai Putri Solo Lingkungan 2025. Navindra Pramudita Daniswari dari Prodi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) mendapat predikat Putri Solo Cendekia Digital 2025. Serta Erynna Maharani Khairunnisa dari Ilmu Komunikasi FISIP masuk dalam jajaran finalis Putra Putri Solo 2025.
Mahasiswa UNS Finalis Putra Putri Solo 2025 diuji dari pengetahuan budaya, penguasaan bahasa, kemampuan berbicara di depan umum, serta bakat seni. Tahun ini tercatat 89 orang mendaftar. Setelah seleksi administratif, 81 peserta maju ke tahap tes tertulis dan wawancara. Peserta menjalani tes tertulis pada 23 Juli 2025, diikuti tes wawancara pada 24 Juli 2025.

Dari proses panjang tersebut, terpilih 20 finalis terbaik yang terdiri dari 10 putra dan 10 putri. Mereka juga menampilkan bakat seni dalam malam minat dan bakat yang digelar di Balai Kota Surakarta pada 31 Juli 2025. Setelah itu, para finalis mengikuti masa pembekalan intensif pada 28 Juli hingga 7 Agustus. Malam Grand Final berlangsung meriah dengan prosesi serah terima mahkota dari Putra Putri Solo 2024 kepada penerus di tahun ini. Pemenang ajang ini selanjutnya akan bertugas sebagai duta wisata, mendukung promosi pariwisata dan budaya Kota Surakarta.
Kepada uns.ac.id, Marcel Muhammad Irsandhi menekankan bahwa tema “Ngrembakaning Budaya Jumbuh Ing Jaman” menjadi pengingat pentingnya menjaga budaya agar selaras dengan zaman. “Kami memaknainya sebagai bentuk kontribusi generasi muda Kota Solo dalam menjaga budaya yang adaptif dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, kami Putra Putri Solo memiliki peran untuk menjadi representasi pemuda yang berbudaya, berkarakter, namun adaptif dengan perkembangan zaman yang ada,” tutur Marcel.
Ia bersama finalis lain mendapat pembekalan wawasan kebangsaan, ekonomi kreatif, wellness tourism, hingga kesehatan mental. Menurut Marcel, semua ilmu tersebut sangat berguna sebagai pengetahuan dalam mengembangkan pariwisata Solo.
Renata Listya Kusuma Wangi menuturkan bahwa karantina dan pembekalan memberi pengalaman berharga. Ia belajar banyak tentang kepemimpinan, public speaking, hingga pengembangan karakter. Menurutnya, generasi muda harus memiliki kreativitas dan inovasi agar budaya tetap relevan di era digital. “Kami juga dilatih tentang kemampuan public speaking, leadership, dan pengembangan diri. Kami belajar tentang pentingnya mempromosikan pariwisata dan budaya Solo kepada masyarakat luas, serta bagaimana meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya kita,” ujar Renata kepada uns.ac.id, Selasa (9/9/2025).
Ia berharap mahasiswa UNS tidak ragu mengikuti ajang ini karena dapat menjadi wadah pengembangan diri. “Putra Putri Solo merupakan wadah pengembangan dan pembinaan generasi muda dimana kita memiliki kesempatan untuk menunjukkan kepribadian dan bakat kepada masyarakat luas. Jangan ragu untuk mengambil kesempatan ini dan tunjukkan bahwa Anda memiliki potensi untuk menjadi yang terbaik,” pesan Renata.
Melalui keikutsertaan para mahasiswa UNS dalam ajang Putra Putri Solo 2025, diharapkan lahir generasi muda yang mampu mengintegrasikan tradisi dengan perkembangan zaman. Keberhasilan mereka bukan hanya prestasi personal, tetapi juga wujud kontribusi nyata UNS dalam melestarikan budaya sekaligus membawa semangat kemajuan untuk Kota Bengawan.
Humas UNS


















