Tim PKM PM UNS Hadirkan Keseruan dalam Pembelajaran Life Skills Anak Usia Dini Kelurahan Purwosari, Surakarta

Tim PKM PM UNS Hadirkan Keseruan dalam Pembelajaran Life Skills Anak Usia Dini Kelurahan Purwosari, Surakarta
Tim PKM PM UNS Hadirkan Keseruan dalam Pembelajaran Life Skills Anak Usia Dini Kelurahan Purwosari, Surakarta

UNSTim Astro World yang berisikan Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengajar anak usia dini aktivitas yang biasa dilakukan sehari-hari di rumah.  Astro World merupakan salah satu tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdian kepada Masyarakat (PM) UNS 2024. Mereka memberdayakan anak usia dini di TK PAUD Negeri Anak Indonesia, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta.

Mereka mendapat dukungan pendanaan dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (RI). Topik program ini adalah “Start Skill to Stars: Pengembangan Keterampilan Melalui Program Daily Life Skill pada Anak Usia Dini TK PAUD Negeri Anak Indonesia”.

Tim Astro World yang diketuai oleh Wisnu Wahyu Utomo dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru (PG) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) berisikan dari berbagai prodi di UNS. Mereka adalah Amanda Dhea Margareta dari Prodi Pendidikan Ekonomi, Muhammad Farel Rochmedy dari Prodi Pendidikan Akuntansi, Rivanda Arul Kurniawan dari Prodi D4 Demografi dan Pencatatan Sipil Sekolah Vokasi (SV), serta Muhammad Syahrul dari Prodi Pendidikan Matematika. Mereka mendapat bimbinga Vera Sholeha, S.Pd. M.Pd., selaku dosen pendamping.

Kepada uns.ac.id, Wisnu menjelaskan bahwa anak usia dini usia 0-6 tahun memiliki kemampuan pada aspek perkembangan yang sangat cepat. Ini dikenal dengan masa emas atau golden age. Fokus anak-anak pada usia ini adalah bermain dan melakukan apa yang mereka suka.

Pada jenjang PAUD, banyak anak yang diwajibkan untuk menguasai kemampuan membaca, menulis, dan menghitung (calistung). Pendekatan yang terlalu menekankan pendidikan ini justru tidak efektif dan dapat menyebabkan kebosanan dan kehilangan fokus.

“Alangkah lebih baik jika anak diberi sisipan program pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan hidup sehari-hari, kemandirian, dan tanggung jawab,” terang Wisnu, Kamis (26/7/2024).

Menanggapi kebutuhan tersebut, Tim Astro World mengembangkan Start Skill to Stars. Program pembelajaran ini mengembangkan keterampilan hidup sehari-hari pada anak usia dini. Pelaksanaannya menggandeng TK PAUD Negeri Anak Indonesia sebagai mitra. Mahasiswa UNS juga mendapat dukungan penuh dari para orang tua peserta didik.

“Program Start Skill to Stars terdiri dari tiga tahap utama, yaitu The Earth, Atmosphere, dan Galaxy Space. Inti dari program ini mencakup berbagai kegiatan praktik seperti mencuci baju dengan media styrofoam, tata krama sederhana ketika makan, demonstrasi P3K (red: Pertolongan Pertama pada Kecelakaan), berkebun, menabung uang, serta tata cara mencuci alat makan” lanjutnya.

Sri Rahayu, Kepala Sekolah TK PAUD Negeri Anak Indonesia, menilai bahwa hasil dari pelaksanaan program ini sangat positif. Anak-anak menjadi lebih tertarik untuk belajar secara praktik dan berkelompok. Hal tersebut karena kegiatan telah dirancang untuk meningkatkan kemandirian, tanggung jawab, sikap peduli, dan kebiasaan hidup bersih dan sehat.

Lebih lanjut, Wisnu menyatakan harapannya agar program ini dapat berkelanjutan. Dukungan dari orang tua sangat penting untuk mengimplementasikan keterampilan yang telah dipelajari anak ketika sudah di rumah. Mereka percaya bahwa kebiasaan yang ditanamkan sejak dini akan membawa dampak positif bagi perkembangan anak di masa mendatang.

Program Start Skill to Stars telah membawa inovasi baru dalam dunia pendidikan anak usia dini di Indonesia. Terdapat pembentukan kebiasaan baik yang akan berpengaruh pada kehidupan mereka di masa depan. Dukungan dan keberlanjutan program ini diharapkan mampu menciptakan generasi mandiri yang siap menghadapi tantangan hidup, serta berkontribusi pada pencapaian Generasi Indonesia Emas 2045.

Humas UNS

Reporter: R. P. Adji

Redaktur: Dwi Hastuti