Bahas Perkembangan Industri Tekstil, Prodi Kriya Seni FSRD UNS Adakan General Lecture Undang Direktur PT Dan Liris

Bahas Perkembangan Industri Tekstil, Prodi Kriya Seni FSRD UNS Adakan General Lecture Undang Direktur dari PT Dan Liris

UNS – Program Studi (Prodi) Kriya Seni, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan Kuliah Tamu “General Lecture” dengan mengundang Direktur Produksi Tekstil dari PT Dan Liris, Harrison Silaen pada Kamis (14/11/2024). Acara ini diselenggarakan di Aula FSRD UNS dan dihadiri oleh mahasiswa serta dosen untuk memperoleh wawasan mengenai tantangan dan peluang dalam industri tekstil masa kini.

Prof. Dr. Sarwono, M.Sn., selaku Pelaksana Tugas Ketua Program Studi Kriya Seni, membuka acara dengan memperkenalkan perubahan yang terjadi di lingkup program studi, termasuk kehadiran dosen-dosen baru yang akan memperkuat pengajaran dan penelitian di bidang desain mode. Beliau juga menekankan pentingnya upaya untuk mencapai target jumlah mahasiswa serta kesiapan program studi dalam menghadapi tantangan dan peluang yang ditawarkan oleh teknologi Artificial Intelligence di dunia mode dan tekstil.

Dalam kuliah tamu tersebut, Harrison Silaen menjelaskan berbagai tantangan besar yang dihadapi industri tekstil saat ini, di antaranya adalah banyaknya perusahaan tekstil di wilayah Solo Raya yang terpaksa gulung tikar akibat tekanan ekonomi dan banjirnya produk-produk impor dari Tiongkok di pasar Indonesia. Faktor geopolitik serta kebijakan perdagangan yang diambil pemerintah Indonesia turut memengaruhi kondisi pasar dan daya saing produk lokal. “Meski demikian, PT Dan Liris terus berinovasi untuk mempertahankan posisinya di industri ini, termasuk dengan pengembangan sistem manajemen real-time dan ekspor produk garmen ke pasar internasional, seperti Amerika Serikat,” terang Harrison Silaen.

Salah satu inovasi terbaru yang sedang dikembangkan oleh PT Dan Liris adalah uji coba pengolahan kapas langsung menjadi pakaian jadi, sebuah langkah yang diharapkan dapat mempersingkat rantai produksi dan meningkatkan efisiensi. PT Dan Liris juga mengembangkan sirkular ekonomi dengan memanfaatkan limbah produksi menjadi produk handycraft untuk menjaga lingkungan yang mendukung konsep keberlanjutan. Produk-produk mereka, termasuk berbagai macam tekstil, handycraft, pakaian sehari-hari dan seragam.

Melalui acara ini, diharapkan mahasiswa Program Studi Kriya Seni UNS mendapatkan wawasan berharga dan inspirasi untuk terus berinovasi, mengikuti perkembangan teknologi, serta menciptakan produk yang dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional.
HUMAS UNS