Berbagai Performance Turut Memeriahkan Perayaan Imlek 2025 UNS

Berbagai Performance Turut Memeriahkan Perayaan Imlek 2025 UNS
Berbagai Performance Turut Memeriahkan Perayaan Imlek 2025 UNS

UNS – Perayaan Festival Tahun Baru Imlek 2025 yang diselenggarakan Pusat Bahasa Mandarin (PBM) atau Confucius Institute (CI) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta digelar sangat meriah. Festival Tahun Baru Imlek 2025 yang mengusung tema “Kemilau Semangat Kebahagiaan Tahun Ular” ini digelar bertempat di Atrium Broadway, The Park Mall Solo Baru pada Sabtu, (25/1/2025).

Perayaan Festival Tahun Baru Imlek 2025 ini dimeriahkan dengan berbagai performance. Acara dibuka oleh penampilan tari dari mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Badan Koordinasi Kesenian Tradisional (BKKT) UNS dengan judul Roro Ngigel. Setelah acara sambutan jajaran petinggi universitas dan CI UNS, acara dilanjutkan dengan Penampilan 3 peserta Favorit Pentas Menyanyi lagu Mandarin yang sudah terpilih saat kompetisi. Sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta, acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah dan sertifikat audisi pentas menyanyi lagu mandarin. Hadiah diserahkan oleh Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S. selaku Kepala Confucius Institute UNS.

Kaligrafi Tiongkok

Acara Perayaan Imlek 2025 ini dilanjutkan dengan live demo painting Kaligrafi Tiongkok atau juga disebut Shufa. Live demo ini dilakukan oleh Pakar Shufa dari Sekolah Tiga Bahasa Bina Widya Solo, 王先进 Wáng Xiānjìn atau Wang Sien Tjin. Pada saat live painting Shufa oleh Wang Sien Tjin ini juga diiringi oleh lantunan alat musik tradisional Tiongkok, Guzheng oleh Ma Xiao Cheng (native speaker dari Tiongkok).

“Shufa ini juga bisa disebut kaligrafi asli Tiongkok. Shufa ini bukan hanya goresan-goresan indah bahasa Mandarin, namun juga penuh sarat akan makna. Kalau hanya goresan tanpa makna, nanti jadinya hanya corak atau pattern dan Shufa lebih daripada itu,” ucap Wang Sien Tjin saat sebelum melukis Shufa.

Acara dilanjutkan dengan penampilan tari oleh Aurenix dari mahasiswa S-1 Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok (BMKT) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNS. Kemudian disusul oleh penampilan tari oleh Chizzy dari mahasiswa D-3 Bahasa Mandarin Sekolah Vokasi (SV) UNS.

Selain di Atrium utama The Park Mall Solo Baru, terdapat juga acara pameran hasil karya kerajinan Tiongkok, pameran dan peragaan origami oleh Andam Dewi dan juga pembuatan Shufa langsung Wang Sien Tjin. Disana para pengunjung dapat melihat hasil kerajinan Tiongkok dan juga dapat belajar secara langsung pembuatan Origami dan juga Shufa. Banyak juga pengunjung yang request untuk dibuatkan Shufa dengan nama mereka sebagai kenang-kenangan untuk dibawa pulang.

Acara di Atrium ditutup dengan special performance Barongsai dan Liong oleh Tri Pusaka. Para pengunjung Mall tak mau ketinggalan untuk menyaksikan atraksi-atraksi yang ditunjukkan barongsai ini. Mulai lantai dasar hingga lantai paling atas dipenuhi pengunjung yang antusias menyaksikan penampilan atraksi Barongsai dan Liong ini. Setelah penampilan selesai, tak sedikit anak-anak yang berfoto dengan Barongsai tersebut. Keceriaan anak-anak tersebut terlihat ketika dapat melihat sekaligus berfoto dengan Barongsai.

Humas UNS

Reporter: Dikky Yudi Pradana

Redaktur: Dwi Hastuti