Dokter Spesialis Baru UNS Periode September 2024 Siap Mengabdi dengan Profesional

Dokter Spesialis Baru UNS Periode September 2024 Siap Mengabdi dengan Profesional

UNSFakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) kembali melepas dokter spesialis baru, Kamis (26/9/2024). Pada periode September tahun 2024 ini FK melepas enam peserta didik PPDS. Acara diselenggarakan secara luring yang bertempat di Auditorium FK UNS serta disiarkan melalui kanal Youtube FK UNS.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D.; Dekan FK UNS, Prof. Dr. Reviono, dr., Sp.P(K).; para wakil dekan FK UNS; Wakil Direktur Pendidikan dan Penelitian Rumah Sakit UNS, Dr. Diah Kurnia Mirawati, dr., Sp.S(K).; Ketua Keluarga Alumni FK UNS, Dr. Muhammad Husen Prabowo, dr., MPH; serta segenap Kepala Program Studi PPDS FK UNS.

Berdasarkan laporan akademik yang dibacakan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FK UNS, Dr. Eti Poncorini, dr., M.Pd., FK UNS telah meluluskan 1.948 dokter spesialis sejak awal berdirinya pada tahun 1976. Mereka telah tersebar di seluruh tanah air dan telah mengabdikan ilmunya pada berbagai instansi baik dibidang pelayanan kesehatan, pendidikan, penelitian, serta sebagai dokter spesialis pemerintah, swasta, TNI/POLRI maupun lainnya.

Enam orang peserta pelepasan terdiri dari dua orang wisudawan dari Program Studi (Prodi) Ilmu Penyakit Dalam (IPD), dua orang wisudawan dari Prodi Telinga Hidung Tenggorokan (THT) Bedah Kepala Leher (BKL), satu orang wisudawan dari Prodi Jantung dan Pembuluh Darah, serta satu orang wisudawan dari Prodi Dermatologi dan Venereologi (DV).

Dalam pelepasan kali ini terdapat peserta dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi yang diraih oleh Alvian Oscar Irawan, dr., Sp.P.D. Ia merupakan lulusan dengan IPK 3,87 dan berasal dari Prodi IPD. Sedangkan lulusan termuda dalam Pelepasan PPDS kali ini adalah Ari Matea, dr., Sp.THT-BKL. Ia merupakan lulusan yang berasal dari Prodi THT-BKL dan usia pada saat lulus 30 Tahun 7 bulan.

Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS dalam sambutannya menyampaikan jika para dokter baru ini telah ditunggu babak baru dalam kehidupan dan terjun menjadi bagian dari masyarakat.

“Ada peluang yang dapat anda manfaatkan namun ada pula tantangan yang menghadang. Selama menimba ilmu di bangku perkuliahan, saudara semua telah memperoleh banyak pengetahuan, terutama di bidang medis, namun yang tidak kalah penting adalah pengembangan keterampilan non teknis, hal ini seperti kemampuan berpikir kritis, ilmu komunikasi efektif, kepemimpinan serta kemampuan untuk membangun jejaring,” terang Prof. Dody.

Dekan FK UNS, Prof. Dr. Reviono, dr., Sp.P(K). dalam sambutannya menyampaikan bahwa dokter spesialis yang baru saja dilantik harus menjalani peran sebagai dokter dengan profesional.

“Didalam profesionalisme ini terdapat komponen yaitu kompetensi. Disini anda semua sudah dilatih dan diajarkan tentang kompetensi, tentunya ini semua sudah dikuasai. Selanjutnya adalah tanggung jawab. Seorang yang profesional akan bertanggung jawab terhadap apa yang dikerjakan. Kemudian ada muatan-muatan khusus seperti pasien safety juga masuk didalam komponen profesionalisme,” ujar Prof. Reviono.

Selain itu Prof. Reviono juga berpesan agar para dokter spesialis baru yang sekarang sudah menjadi alumni bisa menjaga nama baik UNS serta terus menjaga silaturahim baik dengan sejawat maupun dengan almamater.

Alvian Oscar Irawan, dr., Sp.P.D., mewakili para lulusan, dalam sambutannya merasa bangga bisa menjadi peserta didik di FK UNS dan berharap ilmu yang telah didapatkan bisa dimanfaatkan untuk membantu sesama.

“Selama bertahun-tahun kita tidak hanya belajar tentang ilmu medis, tetapi juga memahami arti dari ketulusan, empati dan pengabdian. Kita tidak hanya diajarkan untuk menjadi dokter spesialis yang cerdas, tetapi juga menjadi manusia yang peduli terhadap sesama. Setiap pasien yang datang kepada kita pasti membawa harapan, dan kita telah dilatih untuk menjadi orang yang bisa memberikan harapan itu dengan kemampuan dan pengetahuan kita,” ujar dr. Alvian. HUMAS UNS

Reporter: R. P. Adji
Redaktur: Dwi Hastuti