Dosen Psikologi UNS Menggugah Minat Wirausaha dengan Membuat Cookies Jamu

Dosen Psikologi UNS Menggugah Minat Wirausaha dengan Membuat Cookies Jamu

UNS — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang tergabung dalam Research Group (RG) Indigenous Psychology Fakultas Psikologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar kegiatan berjudul ‘Pengembangan Resep Tradisional (Indigenous Recipe) Cookies Jamu di UMKM UMMA Surakarta’. Kegiatan ini bekerja sama dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) UMMA yang dikelola oleh Agus Eka Nurma Yuneta, S.ST., M.Kes.

Dalam kegiatan ini, Tim PkM Tim RG Indigenous Psychology Fakultas Psikologi UNS mengajak ibu-ibu untuk Praktek pembuatan cookies jamu. “Kegiatan ini kami laksanakan pada 23 September 2023 lalu, bertempat di UMKM UMMA Balong, Banjarsari, Surakarta. Praktek pembuatan cookies jamu diikuti 20 orang ibu rumah tangga yang berasal dari masyarakat setempat. Selain ujicoba resep, kegiatan ini juga bertujuan untuk menggugah minat wirausaha para ibu di rumah,” terang Ketua PkM Tim RG Indigenous Psychology Fakultas Psikologi UNS, Dr. Farida Hidayati, S.Psi.,M.Si. Jumat (3/11/2023). 

Alasan dari Tim RG Indigenous Psychology Fakultas Psikologi UNS melatih ibu-ibu membuat cookies jamu lantaran pengalaman pandemi Covid-19 menjadikan kesadaran terhadap pencegahan dan peningkatan daya tubuh terus dilakukan, salah satunya adalah konsumsi jamu. Pelestarian tradisi mengkonsumsi jamu ini perlu terus dikenalkan di masyarakat agar tradisi ini terus terjaga.

Namun perlu ada upaya mengembangkan alternatif produk, karena produk jamu mayoritas masih terbatas dalam bentuk minuman, baik dalam bentuk cairan siap minum ataupun serbuk jamu siap seduh. Mengingat khasiatnya yang dapat menyembuhkan penyakit, aman dan ekonomis maka perlu adanya pengembangan produk jamu lain, misalnya makanan atau kue kering.  Pengolahan menjadi kue kering dipilih karena kue kering memiliki kadar air yang rendah sehingga lebih mudah dan awet penyimpanannya.

“Selain itu kue kering disukai oleh seluruh kalangan masyarakat dari berbagai usia,” imbuhnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan PkM ini juga dibantu oleh mahasiswa Psikologi UNS dan dipandu oleh Nia Dyati, salah satu anggota UMKM UMMA yang memiliki usaha bakery, khususnya brownies. Melalui kegiatan ini diharapkan cookies produksi UMKM UMMA akan lebih bervariasi dan menunjang imunitas konsumen karena bersumber dari empon-empon jamu, seperti beras kencur, temulawak dan kunyit asam.

Di akhir acara, peserta diminta untuk memberikan umpan balik dengan cara mengisi lembar uji hedonik untuk mengukur tingkat kesukaan terhadap produk. Berdasarkan data yang didapatkan, responden menyatakan dari ketiga rasa tersebut, yang paling disukai cookies beras kencur, lalu kunir asem, dan yang terakhir temulawak. HUMAS UNS

Reporter: Dwi Hastuti