UNS Lakukan Uji POC dan Kualitas Tanah Sawah Organik Milik Petani di Kecamatan Jatipurno, Wonogiri

GR FP UNS Lakukan Uji POC dan Kualitas Tanah Sawah Organik Milik Petani di Kecamatan Jatipurno, Wonogiri

UNS — Universitas Sebelas Maret (UNS) melalui Grup Riset Pembangunan Pertanian Berbasis Karakteristik Tanah-Lahan Setempat dari Fakultas Pertanian (FP) menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan pertanian berkelanjutan dengan melakukan uji Pupuk Organik Cair (POC) dan kualitas tanah pada lahan sawah organik milik petani di Kecamatan Jatipurno, Wonogiri. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan UNS terhadap Sustainable Development Goal (SDG) 2: Zero Hunger, khususnya dalam memberikan pendampingan kepada petani dalam meningkatkan kualitas tanah dan produktivitas pertanian melalui pembuatan pupuk organik.

Kegiatan ini tidak hanya sekedar transfer pengetahuan, tetapi juga merupakan wujud nyata dari upaya UNS dalam menyediakan akses teknologi dan fasilitas universitas kepada petani lokal guna meningkatkan praktik pertanian berkelanjutan yang diikuti oleh 120 petani. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, GR FP UNS memberikan akses kepada petani lokal untuk memanfaatkan fasilitas laboratorium dan teknologi UNS untuk menganalisis kualitas tanah serta efektivitas pupuk organik yang mereka produksi. Uji coba tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi dampak POC terhadap kesehatan tanah dan produktivitas tanaman di sawah organik, yang merupakan langkah strategis dalam menciptakan pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho menegaskan pentingnya kolaborasi antara universitas dan petani lokal dalam mencapai ketahanan pangan. “Kegiatan ini merupakan contoh nyata dari komitmen UNS dalam memastikan bahwa pengetahuan, teknologi, dan fasilitas yang ada di universitas dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama petani lokal. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan praktik pertanian yang lebih baik,” ucap beliau.

Uji POC dan kualitas tanah ini memberikan dampak positif bagi para petani di Kecamatan Jatipurno, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan mereka tentang praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan. Petani yang terlibat dalam kegiatan ini mendapatkan wawasan mendalam tentang pentingnya menggunakan pupuk organik dan memperbaiki kualitas tanah untuk meningkatkan hasil pertanian. Selain itu, hasil uji kualitas tanah dari fasilitas laboratorium UNS akan digunakan untuk merancang strategi pertanian organik yang lebih baik di masa mendatang.

Dalam jangka panjang, UNS berencana untuk terus membuka akses fasilitas universitas bagi petani lokal di berbagai daerah, guna meningkatkan praktik pertanian yang berkelanjutan. UNS berharap dapat terus berperan aktif dalam mewujudkan SDG 2: Zero Hunger, dengan menciptakan sistem pertanian yang lebih berkelanjutan dan mendukung ketahanan pangan lokal. Rencana jangka panjang UNS adalah membangun ekosistem kolaborasi yang kuat antara universitas, petani, dan komunitas lokal untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Indonesia.

Humas UNS

Reporter: R. P. Adji

Redaktur: Dwi Hastuti