Dosen UNS: Puasa Bukan Halangan untuk Tetap Berolahraga dan Menjaga Kebugaran

Dosen UNS: Puasa Bukan Halangan untuk Tetap Berolahraga dan Menjaga Kebugaran

Dosen FKOR UNS, Dr. Intan Suraya Ellyas, menyatakan puasa bukan halangan untuk berolahraga demi menjaga kebugaran. Olahraga ringan hingga sedang disarankan sekitar 30-45 menit menjelang berbuka puasa atau setelahnya, dengan memperhatikan kondisi tubuh dan asupan nutrisi yang seimbang.

UNS — Memasuki bulan suci Ramadan, banyak masyarakat merasakan perubahan kondisi fisik, seperti tubuh terasa lebih lemas, hingga menurunnya semangat beraktivitas. Kondisi tersebut seringkali membuat sebagian orang beranggapan bahwa berolahraga saat berpuasa tidak diperlukan, bahkan sebaiknya dihindari. Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Dosen Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Dr. dr. Intan Suraya Ellyas, M.Or., menegaskan bahwa puasa bukanlah halangan untuk tetap berolahraga. Menurutnya, aktivitas fisik justru tetap diperlukan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh selama menjalankan ibadah puasa.

“Berpuasa bukan menjadi halangan bagi kita untuk berolahraga. Selama kondisi tubuh sehat dan tidak memiliki penyakit tertentu, olahraga tetap bisa dilakukan. Namun, perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing dan tidak dilakukan secara berlebihan,” terang Dr. Intan, Kamis (26/2/2026).

Ia menambahkan, bagi individu yang memiliki riwayat penyakit tertentu, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis agar dapat menentukan jenis dan intensitas olahraga yang sesuai dan aman.

Dr. Intan juga menjelaskan bahwa waktu terbaik untuk berolahraga selama Ramadan adalah sekitar 30 hingga 45 menit menjelang waktu berbuka puasa. Waktu tersebut dinilai ideal karena setelah berolahraga, tubuh dapat segera memperoleh kembali asupan energi melalui makanan dan minuman saat berbuka.

Selain menjelang berbuka, olahraga juga dapat dilakukan setelah berbuka puasa atau setelah salat tarawih, dengan memperhatikan jeda waktu yang cukup agar tubuh siap beraktivitas kembali. Sementara itu, olahraga di pagi hari juga tetap memungkinkan, asalkan kebutuhan nutrisi saat sahur terpenuhi dengan baik.

Adapun jenis olahraga yang direkomendasikan selama berpuasa adalah olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti jalan kaki, bersepeda, jogging ringan, stretching, yoga, pilates, serta latihan beban ringan dengan intensitas yang disesuaikan.

Menurut Dr. Intan, olahraga selama puasa memiliki berbagai manfaat penting bagi tubuh. Selain menjaga kebugaran, olahraga juga membantu meningkatkan efisiensi fungsi tubuh, memperbaiki dan meregenerasi sel-sel tubuh, serta membantu tubuh beradaptasi dengan kondisi asupan energi yang terbatas.

“Olahraga merupakan salah satu upaya efektif untuk menjaga kesehatan dan mencegah berbagai penyakit degeneratif, seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan metabolik lainnya, yang saat ini tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, tetapi juga usia produktif,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa konsistensi menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan. Dengan membangun kebiasaan olahraga secara rutin, masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup serta mencegah berbagai risiko penyakit di masa depan.

Selain olahraga, pola hidup sehat selama Ramadan juga perlu didukung dengan asupan nutrisi seimbang saat sahur dan berbuka, istirahat yang cukup, serta pengelolaan stres yang baik.

Momentum Ramadan, menurut Dr. Intan, dapat dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk membangun kebiasaan hidup sehat secara menyeluruh. Dengan tetap aktif bergerak dan menjaga kebugaran, masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih optimal.

“Tubuh yang sehat akan membantu kita menjalani ibadah dan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik,” pungkasnya. HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah berolahraga saat puasa dianjurkan?

Ya, berolahraga saat puasa tetap diperlukan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh, asalkan kondisi tubuh sehat dan tidak berlebihan. Lihat di artikel

Kapan waktu terbaik untuk berolahraga selama Ramadan?

Waktu terbaik adalah 30-45 menit menjelang berbuka puasa agar tubuh segera mendapat asupan energi, atau setelah berbuka/tarawih. Lihat di artikel

Jenis olahraga apa yang cocok saat berpuasa?

Olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang seperti jalan kaki, bersepeda, jogging ringan, stretching, yoga, pilates, dan latihan beban ringan. Lihat di artikel

Apa manfaat olahraga saat berpuasa?

Olahraga selama puasa membantu menjaga kebugaran, meningkatkan efisiensi fungsi tubuh, meregenerasi sel, dan beradaptasi dengan asupan energi terbatas.