Berita Terkini

IKA FKIP UNS Bagikan Kisah Mengembangkan SDM Indonesia melalui Pendidikan

By 24 September 2020 No Comments

UNS – Untuk kesekian kalinya, Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar Wedangan. Dalam Wedangan yang digelar pada Rabu (23/9/2020), IKA UNS menghadirkan alumni dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS. Dengan mengambil tema `Penjaga Gawang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia`, Wedangan IKA UNS dibuka langsung oleh Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Jamal menyampaikan bahwa memiliki SDM unggul merupakan sesuatu yang diharapkan setiap universitas. “SDM yang unggul adalah bagaimana kita menyiapkan SDM-SDM kita itu mempunyai pengalaman dan mempunyai basis pendidikan yang baik. Karena dengan pendidikan itu kita dapat merubah yang kurang sejahtera menjadi sejatera,” terang Prof. Jamal.

Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) IKA FH UNS, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menyambut alumni yang hadir dengan membagikan semangat untuk menjaga kekompakan dan solidaritas alumni UNS.

Terdapat tujuh alumni FKIP UNS yang hadir untuk mengisi materi dan dipimpin oleh dua moderator yaitu Ketum Keluarga Alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (KA FKIP) UNS, Purwadi Sutanto, M.Si. yang saat ini menjabat Direktur Pembinaan SMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sedangkan moderator kedua yaitu Ketum KA Pendidikan Teknik Mesin UNS, Drs. Ir. Eko Nugroho BP, M.M yang saat ini menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) PT. Gemarang Terapanindo Argayasa.

Narasumber pertama yaitu Guru Besar FKIP UNS/Former Sekretaris Jendral (Sekjen) Kemendikbud/Direktur Jendral (Dirjen) PMPTK Kemendikbud, Prof. Baedhowi. Prof. Baedhowi menyampaikan bahwa saat ini yang dibutuhkan untuk membangun generasi unggul ialah dengan menyiapkan sekolah yang menyenangkan, mengasyikan, mencerdaskan dan menguatkan.

Salah satu saran yang diberikan oleh Prof. Baedhowi ialah gaya guru mengajar menjadi poin yang diperhatikan. Semakin kreatif seorang guru dalam mengajar dan suasana belajar menyenangkan maka siswa akan tertarik.

Lebih lanjut Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd., selaku Sekretaris Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen Gutendik) Kemendikbud menyampaikan Program Guru Penggerak yang saat ini sedang dijalankan oleh Kemendikbud. Beliau berharap UNS bisa menjadi pilot project dan berkontribusi dalam program ini.

Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., mengharapkan peran FKIP UNS bisa melakukan terobosan bahwa UNS bukan sekadar Benteng Pancasila tetapi juga pelopor dan pengembang teori-teori berbasis Pancasila dan ke-Indonesiaan.

Selain itu alumni yang saat ini berada di Papua Barat, Hari Nurdin Santosa, S.Pd. sebagai Kepala SMP Negeri 1 Raja Ampat Papua Barat serta Tuning Supriyadi, M.Pd., merupakan Widyaiswara Madya LPMP Papua Barat juga hadir membagikan pelaksanaan pendidikan di provinsi bagian timur Indonesia ini. Inovasi-inovasi dilakukan oleh Tuning Supriyadi, M.Pd untuk mengatasi permasalahan disana. Salah satunya adalah Aplikasi “Lemari Kaki Seribu” (Komponen Akreditasi Sekolah Bermutu) yang digunakan untuk administrasi sekolah, khususnya pengadministrasian kepala sekolah.

Kemudian pembelajaran berbasis teknologi disampaikan oleh Dr. Abi Sujak, M.Sc., yang merupakan Pengembang Teknik Pembelajaran/Former Sekretaris Ditjen Gutendik. Terakhir Dr. Eni Dewi Kurniawati, M.Pd sebagai Pengawas SMA/SMK Sekolah Luar Biasa (SLB) Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat menjelaskan `Peran Pengawas Sekolah Dalam Penyiapan SDM Tangguh di Daerah Perbatasan Sambas dan Malaysia`. HUMAS UNS

Reporter: Ratri Hapsari
Editor: Dwi Hastuti

Leave a Reply