UNS – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melalui UPT Layanan Internasional mengadakan seminar motivasi beasiswa sekaligus mengenai sosialisasi program UNS Global Challenge dan peluncuran buku “Ke Luar Negeri Ala Mahasiswa” di Auditorium UNS pada Selasa, (9/5/2017).

Seminar motivasi beasiswa bertujuan untuk memacu mahasiswa UNS agar berani bermimpi pergi ke luar negeri dan mewujudkannya. Seminar tersebut menghadirkan Tony Dwi Susanto yang merupakan pendiri situs motivasibeasiswa.org. Ia memaparkan cara membangun road map mimpi ke luar negeri sejak mahasiswa, kiat sukses berburu beasiswa, menghadapi wawancara beasiswa, serta strategi berburu Letter of Acceptance.
Selain itu, acara ini memberikan sosialisasi program UNS Global Challenge yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa UNS untuk secara aktif mengembangkan potensi diri dalam menghadapi tantangan global. Sosialisasi meliputi pemaparan program, prosedur pendaftaran, dan kegiatan apa saja yang didanai oleh UNS Global Challenge 2017. Dihadirkan pula penerima beasiswa UNS Global Challenge 2016 untuk berbagi pengalaman.
“Untuk mendorong internasionalisasi produk intelektual, tahun ini disediakan dana 1,5 miliar yang harapannya jumlah mahasiswa yang ke luar negeri bisa meningkat sepuluh kali lipat,” ujar Muhammad Taufiq Al Makmun selaku kepala UPT Layanan Internasional UNS.
Widodo Muktiyo (Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama) menyatakan bahwa UNS Global Challenge merupakan wujud apresiasi kepada mahasiswa baik mahasiswa S1, S2 maupun S3 untuk mendorong internasionalisasi mahasiswa dengan pergi ke luar negeri, baik untuk conference, presentasi, maupun program magang.

Adapun peluncuran buku tersebut merupakan tindak lanjut dari program UNS Global Challenge 2016. Awardee beasiswa UNS Global Challenge 2016 menulis kisah perjalanaan mereka mengikuti berbagai kegiatan akademik di luar negeri.
“Kita dorong mahasiswa penerima beasiswa UNS Global Challenge untuk menulis buku perjalanan mereka yang menarik dan harapannya bisa memotivasi mahasiswa UNS secara keseluruhan untuk ke luar negeri,” pungkas Widodo. humas-red.uns/Isn/Dty
















