UNS – Carole Le Du, mahasiswa tahun kedua program Magister di Fakultas Geografi, Universitas Panthéon-Sorbonne (Paris, Prancis), diterima dalam program inbound magang di Laboratorium Penelitian Urban-Rural Design and Conservation (URDC) Program Studi (Prodi) Arsitektur Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta selama lima bulan, mulai dari 1 April 2024 hingga 30 Agustus 2024. Selama program magang, Carole berfokus pada peningkatan lingkungan hidup di sepanjang tepian sungai Bengawan Solo di Kampung Sewu, Sungai Kali Pepe Hilir dan Sungai Gajah Putih di Kampung Sumber.
“Saya menyadari bahwa penduduk setempat kurang memanfaatkan sungai karena seringkali melihat sungai mereka sebagai sumber masalah seperti polusi dan banjir. Karena hal tersebut, saya tertarik untuk mengeksplorasi hubungan antara masyarakat dan alam, melakukan naturalisasi dengan mendorong kerja sama antar stakeholder sebagai kunci untuk proyek-proyek berkelanjutan,” terang Carole kepada uns.ac.id, Selasa (27/8/2024).
Carole sebelumnya menjelaskan alasan ketertarikannya melakukan penelitian di Indonesia. Latar belakang multidisiplin, mendukung dirinya berpikir dari berbagai perspektif yang dapat dituangkan melalui metode pendekatan di dalam penelitiannya. Ia menghabiskan dua tahun mempelajari sastra (sosiologi dan ekonomi) dan satu tahun mempelajari sejarah. Kemudian, Ia melanjutkan studi magister di sekolah agronomi dengan fokus pada ilmu politik lingkungan, terutama dalam manajemen lahan dan pengembangan lokal. Program magister yang sedang Ia jalani saat ini berfokus pada dinamika negara berkembang, dengan spesialisasi di Asia Tenggara dan ruang perkotaan. Penelitian Carole di URDC mencerminkan keyakinannya bahwa pendekatan multidisiplin sangat penting dalam menangani krisis ekologi yang semakin kompleks saat ini.
“Latar belakang multidisiplin ilmu memungkinkan saya untuk mempelajari tantangan ekologi yang dihadapi dengan lebih mendalam serta mengubah pandangan saya mengenai hubungan antara masyarakat dan alam. Di program Inbound ini saya juga banyak bertemu mahasiswa dari berbagai bidang studi, seperti agronomi dan arsitektur, sehingga banyak mendapat perspektif baru,” tambah Carole.



Carole bersama Anindya Koeswanto, mahasiswa Prodi Arsitektur UNS yang tergabung dalam tim penelitian di bawah bimbingan Dr. Eng. Kusumaningdyah N.H. akan mempresentasikan artikel sebagai luaran penelitian 5 bulan terakhir berjudul “Urban and Ecological Harmony: Re-naturalizing Surakarta’s Riverbanks Through Community-Driven Landscape Design” di Konferensi Biennale Internasional Arsitektur dan Perencanaan Indonesia ke-7 tahun 2024 yang diadakan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dengan tema “Future Living: Reimagining a Holistic Sustainable Built Environment”, Kamis (29/8/2024).
Artikel tersebut meneliti peran Komunitas Peduli Sungai (KPS) dalam masyarakat dan mendorong desain lanskap berbasis komunitas untuk melibatkan masyarakat lokal dalam proyek-proyek revitalisasi sungai. Luaran artikel ini mengeksplorasi solusi jangka pendek seperti fitoremediasi dan strategi jangka panjang untuk merestorasi tepi sungai Surakarta melalui pendekatan soft space naturalisasi. Artikel ini masuk dalam kategori konferensi “Planning and Design Strategy for Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity (VUCA).
Selain itu sepanjang program internship, Carole juga mengikuti 2 kali kegiatan berskala internasional. Pada bulan Mei 2024, Carole berpartisipasi mengikuti International Summer Camp yang diadakan oleh Rajamangala University of Technology Thanyaburi Thailand (RMUTT) di Thailand. Kegiatan ini merupakan bagian dari desain workshop musim panas dengan judul “Amphibious Transformation by Design (ATBD)”. Carole berkesempatan menjadi pembimbing peserta mahasiswa arsitektur baik dari RUMTT maupun UNS. Ia menggambarkan training singkat dalam proses solusi perancangan urban design proyek lanskap dalam tantangan banjir perkotaan.
Lokakarya kedua Ia ikuti pada akhir Mei 2024. Mengikuti program Wetskill workshop yang diselenggarakan oleh Wetskills Foundation from Netherland bekerja sama dengan UNISSULA dan URDC Labo. Berlangsung di Semarang dan Bali. Carole bekerja sama dengan banyak expert diantaranya mahasiswa dan para insinyur muda untuk memberikan solusi kompensasi jejak air dengan studi kasus di Semarang dan mempresentasikan hasil kerja mereka di Forum Air Dunia 2024 di Bali.
Selain kegiatan berskala internasional, Carole juga berpartisipasi dalam berbagai acara bersama Laboratorium Penelitian URDC UNS. Dirinya berkontribusi dalam pembuatan permainan edukatif untuk proyek Mitigasi Bencana: Berpikir Desain dalam Kebencanaan (Iza Kaeru Caravan) di Kampung Sewu bersama mahasiswa MBKM Arsitektur UNS. Ia ikut serta dalam “arkitectour” di Museum Rumah Atsiri, dan mengambil bagian dalam hari budaya di Delanggu, di mana dia menanam padi dan membuat kerajinan tangan yang disebut “Tandur” yang diselenggarakan oleh Prodi Interior Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) UNS.
“Surakarta benar-benar memperkaya pengalaman saya. Solo merupakan kota kecil namun saya banyak belajar banyak di tempat ini. Solo memiliki beragam komunitas yang hangat dan ramah, juga dengan lingkungan akademis di UNS yang baik. Kota Solo seperti rumah kedua bagi saya. Kekayaan budaya Indonesia luar biasa. Meskipun saya tidak bisa menjelajahi semuanya, hal tersebut meningkatkan keinginan saya untuk kembali di lain kesempatan. Hidup di Asia Tenggara telah memberi saya pandangan baru terhadap perpaduan unik antara tradisi dan modernitas. Perjalanan ini telah memperkaya kehidupan pribadi dan profesional saya secara mendalam,” tutur Carole. HUMAS UNS
Reporter: Annisa Fakhira
Redaktur: Dwi Hastuti



















