UNS – Seleksi Bersama Mandiri Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 akan diumumkan besok, Selasa, (13/6/2017) mulai pukul 14.00 WIB. Peserta yang dinyatakan diterima adalah peserta dengan nilai tertinggi dan terbukti tidak melakukan kecurangan. Hal tersebut dikarenakan lembar jawab ujian bagi peserta SBMPTN yang berlaku curang tidak diikutkan dalam proses koreksi. Adapun, jumlah peserta SBMPTN 2017 yang dinyatakan diterima di perguruan tinggi negeri sekitar 148.066 dari 797.738 pendaftar.

“Jadi peserta yang lolos pasti memiliki nilai tertinggi dan bebas dari tindak kecurangan,” papar Ravik Karsidi, ketua pusat SNMPTN-SBMPTN 2017 yang sekaligus merupakan rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) pada Minggu (11/06/2017). Disebutkan oleh Ravik bahwa dalam SBMPTN, ketika dilakukan tahapan validasi, panitia menemukan dan merangkum peserta yang berlaku curang dan peserta yang ditemukan melakukan kecurangan langsung didiskualifikasi.

“Kalau di CBT sangat limit untuk diakali. Jadi kecurangan kebanyakan terjadi diujian tulis. Itu pun kebanyakan dilakukan peserta di kota-kota besar,” tutur Ravik didampingi ketua Panitia Lokal 44 Surakarta, yang juga sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Sutarno.

Ravik menuturkan bahwa modus yang dilakukan masih mirip dengan tahun lalu. Selain ada yang memanfaatkan teknologi seperti handphone lengkap dengan earphone, memanfaatkan jasa joki dengan ujian secara terpisah, atau menggunakan identitas sama di dua lokasi ujian yang berbeda.

“Tapi semua tetap dikonangi (diketahui, -red), karena kami sudah mengembangkan sistem deteksi yang sangat kredibel. Praktik kecurangan pasti tertangkap,” tandas Ravik.

Selain curang, ada juga peserta yang gugur karena tidak mengisikan nama dalam lembar jawaban. Berbagai kekurangan dan kecurangan ditemukan dalam proses validasi menjelang pengumuman.

Terkait penerimaan mahasiswa baru di UNS, Sutarno menambahkan tahun ini UNS siap menerima 3075 calon mahasiswa baru dari jalur SBMPTN, angka tersebut merupakan 50 persen dari daya tampung UNS. humas-red.uns/Isn/Dty