Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) FMIPA UNS menyelenggarakan Pengucapan Lafal Sumpah Apoteker pada 28 Juli 2026. Acara ini meneguhkan komitmen 39 lulusan yang lulus 100% UKOMNAS, siap mengemban tanggung jawab moral dan profesionalisme dalam pelayanan kesehatan.
UNS — Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan Pengucapan Lafal Sumpah Apoteker pada Selasa (28/7/2026) bertempat di UNS Tower Ki Hadjar Dewantara. Prosesi sakral ini menjadi tonggak penting bagi para lulusan Profesi Apoteker sebelum mengemban amanah sebagai tenaga kefarmasian yang profesional, berintegritas, dan siap mengabdikan diri kepada masyarakat.
Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh pimpinan universitas, pimpinan fakultas, orang tua lulusan, serta para tamu undangan dari instansi pemerintah dan organisasi profesi. Hadir mewakili Rektor UNS, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian UNS, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, S.Si., M.Si. yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya prosesi Pengucapan Lafal Sumpah Apoteker sebagai bagian penting dalam mencetak tenaga kesehatan yang berkualitas.
Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pengucapan sumpah apoteker bukanlah sekadar rangkaian seremonial, melainkan sebuah ikrar dan komitmen yang memiliki makna mendalam.
“Pelafalan sumpah pada hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan janji kepada diri sendiri, kepada keluarga, kepada masyarakat, dan janji yang dilafalkan di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, sumpah ini menjadi bentuk tanggung jawab setelah Saudara menyelesaikan pendidikan profesi apoteker,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa para apoteker memiliki tanggung jawab moral yang besar sebagai sumber daya manusia yang berada di garda terdepan dalam pelayanan kesehatan. Seorang apoteker tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik dan keterampilan profesional, tetapi juga menjunjung tinggi etika profesi, integritas, serta nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap Pengabdian kepada Masyarakat.
“Profesi apoteker merupakan profesi yang sangat mulia karena berhubungan langsung dengan keselamatan dan kualitas hidup masyarakat. Jadikan sumpah yang telah Saudara ucapkan sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dengan penuh kejujuran, tanggung jawab, dan dedikasi,” tambahnya.



Prosesi pengucapan lafal sumpah juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, dr. Elhamangto Zuhdan, M.K.M., serta Wakil Ketua III Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Provinsi Jawa Tengah, apt. Daryono, S.Si. Hadir pula perwakilan mitra wahana Praktik Kerja Profesi Apoteker dari industri farmasi, rumah sakit, apotek, pedagang besar farmasi, dan instansi lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan organisasi profesi dalam mendukung peningkatan kualitas tenaga kefarmasian di Indonesia.
Dalam laporannya Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FMIPA UNS, Prof. Dr. Hasih Pratiwi, S.Si., M.Si. mengatakan bahwa pada Periode I Tahun 2026 ini, Program Studi Profesi Apoteker FMIPA UNS berhasil meluluskan 39 Mahasiswa. Capaian ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan karena seluruh peserta dinyatakan lulus murni 100% pada Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Apoteker (UKOMNAS-PDPA).
Selain tingkat kelulusan yang sempurna, capaian akademik para lulusan juga sangat membanggakan. Nilai tertinggi UKOMNAS metode Computer Based Test (CBT) mencapai 92, nilai tertinggi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) mencapai 78, sedangkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi yang berhasil diraih adalah 3,98.
“Prestasi tersebut merupakan bukti nyata bahwa kualitas proses pembelajaran, pembinaan akademik, serta pelaksanaan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di PSPA FMIPA UNS berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, serta siap memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pengembangan karier sebagai apoteker,” ujar Prof. Hasih Pratiwi.
Pengucapan Lafal Sumpah Apoteker merupakan tahapan akhir sebelum para lulusan resmi menjalankan praktik profesi sebagai apoteker. Melalui prosesi ini, para lulusan meneguhkan komitmen untuk senantiasa mengedepankan profesionalisme, menjunjung tinggi kode etik profesi, serta memberikan pelayanan kefarmasian yang berorientasi pada keselamatan pasien dan kemanfaatan bagi masyarakat.
FMIPA UNS terus berkomitmen menghasilkan lulusan apoteker yang unggul, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sektor kesehatan. Dengan bekal kompetensi, integritas, dan semangat pengabdian yang telah ditanamkan selama masa pendidikan, para apoteker baru diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di tingkat nasional maupun global.
HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
Kapan dan di mana Pengucapan Lafal Sumpah Apoteker FMIPA UNS dilaksanakan?
Pengucapan Lafal Sumpah Apoteker FMIPA UNS diselenggarakan pada Selasa, 28 Juli 2026, bertempat di UNS Tower Ki Hadjar Dewantara. Lihat di artikel
Berapa jumlah lulusan Profesi Apoteker FMIPA UNS pada Periode I Tahun 2026?
Pada Periode I Tahun 2026, Program Studi Profesi Apoteker FMIPA UNS berhasil meluluskan 39 mahasiswa.
Apa makna Pengucapan Lafal Sumpah Apoteker bagi para lulusan?
Pengucapan sumpah apoteker merupakan ikrar dan komitmen mendalam sebagai janji kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan Tuhan, serta bentuk tanggung jawab setelah menyelesaikan pendidikan profesi. Lihat di artikel
Bagaimana capaian akademik lulusan Profesi Apoteker FMIPA UNS?
Seluruh lulusan dinyatakan lulus murni 100% pada UKOMNAS. Nilai tertinggi CBT mencapai 92, OSCE 78, dan IPK tertinggi 3,98.


















