Sebanyak 1200 Mahasiswa Bidikmisi, Afirmasi Pendidikan (ADik) Papua, SM-3T, dan PPG dari seluruh Indonesia mengikuti Kuliah Umum yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Rabu (10/8/2016). Kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian acara Temu Nasional yang bertemakan “Cerdas Inovatif untuk Daya Saing Bangsa”. Materi kuliah umum disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani. Selain itu, hadir pula Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan (Menristekdikti), Mohamad Nasir, Rektor UNS, Ravik Karsidi, Bupati, dan seluruh koordinator perguruan tinggi.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Mohamad Nasir yang berharap agar anggaran untuk beasiswa Mahasiswa Bidikmisi, ADik Papua, SM-3T dan PPG dapat ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya. Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa bidikmisi lulusan S-1 dengan IPK 3,5 ke atas yang ingin melanjutkan studinya ke jenjang S-2, pendidikannya akan dibiayai kembali oleh pemerintah.

Menurut Puan, saat ini pemerintah sedang meningkatkan pembangunan infrastruktur di berbagai sektor, yaitu perhubungan, irigasi, energi, dan pangan yang ternyata masih kekurangan sumber daya manusia yang berkualitas. “Kita ini kekurangan insinyur-insinyur (terkait dengan pembangunan infrastruktrur—Red.),” tutunrnya. Oleh karena itu, kedepan pemerintah akan melakukan upaya percepatan peningkatan sumber daya manusia, baik melalui perguruan tinggi, maupun pendidikan vokasi, dan politeknik.
Pemerintah juga berkomitmen untuk meningkatkan beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa. Komitmen tersebut akan diwujudkan oleh pemerintah melalui program bantuan biaya pendidikan bidikmisi, yaitu bantuan biaya kepada mahasiswa tidak mampu secara ekonomi yang memiliki potensi akademik untuk menempuh pendidikan perguruan tinggi baik di dalam maupun di luar negeri hingga jenjang doktoral. Progam tersebut diharapkan bisa membuat mahasiswa merasa diberikan amanah sebagai penerus bangsa dan membangun Indonesia menjadi negara yang lebih maju. “Kalian kalau nanti disekolahkan ke luar negeri, jangan lupa pulang ke Indonesia. Bangun Indonesia agar menjadi negara yang lebih maju,” pesannya.
Baca juga: Menko PMK Puan Maharani Buka Gelaran TNI-UNS Technomilitary Festival
Selain itu, Mahasiswa Bidikmisi, ADik Papua, SM-3T, dan PPG menyerahkan buku karya mereka sendiri yang berjudul “Para Pembidik Mimpi Kisah Penerima Bidik Misi” dan “Mozaik Program SM-3T dan PPG” yang diberikan kepada Puan Maharani dan Mohamad Nasir sebagai kenang-kenangan. Diakhir acara, terdapat pemberian beasiswa kepada 6 orang mahasiswa angkatan 2016 dan pemberian hadiah berupa laptop kepada 8 orang mahasiswa yang mendapatkan IPK 4,0. Adapun harapan dari beberapa mahasiswa yaitu agar kedepan pemerintah dapat terus melaksanakan dan meningkatkan program beasiswa Bidikmisi, Adik Papua, SM-3T, dan PPG. [elsa.red.uns.ac.id]
















