Berita Terkini

Rektor: Pancasila adalah Rumah Kita Semua

By 11 June 2019 No Comments

UNS – Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Jamal Wiwoho memimpin jalannya Upacara Hari Kelahiran Pancasila di halaman depan Gedung Rektorat dr. Prakosa, Sabtu (1/6/2019) pagi.

Tampak segenap civitas akademika UNS hadir sebagai peserta upacara. Selain itu, tampak juga sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berasal dari luar UNS turut hadir dalam upacara kali ini, seperti dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Bali.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Prof Jamal Wiwoho membacakan sambutan dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Hariyono.

Dalam sambutannya, Rektor UNS, Prof Jamal Wiwoho, menyampaikan sejumlah hal pokok yang menjadi bahan instrospeksi dalam peringatan Hari Kelahiran Pancasila tahun ini.

“Sebagaimana yang sudah kita ketahui semua bahwa kondisi geografis yang memposisikan wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan hendaknya makin memperkokoh konsep dan keyakinan akan tanah air Indonesia,” ujar Prof Jamal mengawali sambutannya.

Prof Jamal menambahkan bahwa sebagai sebuah negara kepulauan, kesatuan gugusan pulau yang memposisikan Indonesia di antara dua benua dan dua samudera dapat meneguhkan posisi Indonesia sebagai negara yang memiliki ruang hidup tanah air sebagai suatu kesatuan.

Lebih dari itu, Prof Jamal mengingatkan bahwa keunikan yang dimiliki Indonesia dalam ideologi Pancasila tidak hanya dipengaruhi oleh faktor antropologis dan geografis semata, namun ideologi Pancasila dapat lahir karena anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para pendiri bangsa merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan” tambahnya.

Diakhir sambutannya, Prof Jamal berharap agar dalam momentum peringatan Hari Kelahiran Pancasila tahun ini, Pancasila dapat dijadikan sebagai sumber inspirasi politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Humas UNS/ Yefta

Leave a Reply