Sebanyak 346 pegawai Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya atas pengabdian dan loyalitas sebagai PNS. Penyerahan penghargaan ini dilakukan oleh Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, pada Rabu (26/8/2026) di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, sebagai bentuk apresiasi terhadap masa kerja 10, 20, hingga 30 tahun.
UNS — Sebanyak 346 pegawai Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya pada Rabu (26/8/2026) bertempat di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS. Penganugerahan Satyalancana Karya Satya merupakan bentuk penghargaan negara atas pengabdian dan loyalitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam menjalankan tugas.
Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada 346 pegawai UNS yang menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas kesetiaan, pengabdian, dan konsistensi para pegawai dalam menjalankan tugas di lingkungan UNS.
“Untuk itu, pada kesempatan yang baik ini, saya menyampaikan selamat dan terima kasih kepada Bapak dan Ibu penerima Satyalancana Karya Satya,” ujar Prof. Hartono.
Menurutnya, penghargaan tersebut tidak sekadar menjadi bentuk apresiasi atas masa pengabdian, tetapi juga menjadi pengingat mengenai pentingnya kontribusi setiap individu dalam perjalanan dan perkembangan UNS sebagai institusi pendidikan tinggi.
Prof. Hartono menegaskan bahwa UNS tidak dibangun oleh satu kelompok maupun satu unit saja. Kemajuan universitas merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur yang menjalankan peran dan fungsinya masing-masing.
“Tenaga pendidik dan tenaga kependidikan menjalankan peran dan fungsinya masing-masing dalam menjalankan aktivitas harian UNS sebagai institusi pendidikan tinggi. Ada pekerjaan yang terlihat, tetapi ada pula pekerjaan yang sering tidak terlihat. Namun, semuanya saling berkaitan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kekuatan sebuah universitas pada akhirnya terletak pada manusia yang berada di dalamnya. Pembangunan infrastruktur, perbaikan sistem, pengembangan teknologi, hingga berbagai program institusi membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas.
Hal tersebut, sejalan dengan semangat Rencana Strategis DREAMTEAM, khususnya nilai Manpower. UNS menyadari bahwa sumber daya manusia merupakan salah satu kunci utama dalam pengembangan institusi.
“Kita tidak cukup hanya memiliki jumlah pegawai yang memadai. Kita harus terus meningkatkan kualitas, kapasitas, dan kompetensi sumber daya manusia yang kita miliki,” tegasnya.




Prof. Hartono juga menekankan pentingnya memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh unsur UNS untuk berkembang dan berkontribusi. Menurutnya, kontribusi terhadap kemajuan universitas tidak hanya datang dari mereka yang berada pada posisi tertentu atau memiliki pekerjaan yang terlihat di depan publik.
“Setiap dosen, tenaga kependidikan, tenaga profesional, dan seluruh unsur di lingkungan UNS memiliki peran dalam perjalanan universitas ini,” katanya.
Karena itu, institusi perlu membuka ruang bagi setiap individu untuk terus belajar dan berkembang. Pada saat yang sama, setiap individu juga dituntut memiliki kemauan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensinya.
Prof. Hartono meyakini bahwa perkembangan sumber daya manusia akan berbanding lurus dengan perkembangan institusi. Ketika kompetensi meningkat, kualitas kerja juga akan meningkat. Demikian pula ketika setiap individu merasa dihargai dan memahami arti kontribusinya, UNS akan memiliki kekuatan yang semakin besar untuk mencapai tujuan institusi.
“Inilah yang ingin terus kita bangun di UNS. Kita ingin membangun sumber daya manusia yang kompeten, terus belajar, siap menghadapi perubahan, dan mampu bekerja sama,” ujarnya.
Ia berharap UNS dapat menjadi institusi yang memberikan kesempatan kepada setiap pegawai untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memberikan kemampuan terbaik bagi kemajuan universitas.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Prof. Dr. E. Muhtar, S.Pd., M.Si., CFrA. Menyampaikan bahwa berdasarkan masa pengabdiannya, penerima Satyalancana Karya Satya 30 Tahun berjumlah 51 orang, yaitu PNS yang telah mengabdi secara terus-menerus selama 30 tahun.
Selanjutnya, penerima Satyalancana Karya Satya 20 Tahun berjumlah 125 orang, yang diberikan kepada PNS yang telah mengabdi secara terus-menerus selama 20 tahun.
Sementara itu, Satyalancana Karya Satya 10 Tahun diberikan kepada 170 orang PNS yang telah mengabdi secara terus-menerus selama 10 tahun.
“Bagi para penerima Satyalancana Karya Satya, penghargaan ini merupakan pengakuan atas kesetiaan, dedikasi, kedisiplinan, dan pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara,” ujar Prof. Muhtar. HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
Berapa jumlah pegawai UNS yang menerima Satyalancana Karya Satya pada tahun 2026?
Sebanyak 346 pegawai Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya. Lihat di artikel
Kapan penganugerahan Satyalancana Karya Satya bagi pegawai UNS dilaksanakan?
Penghargaan tersebut dianugerahkan pada hari Rabu, 26 Agustus 2026 di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS. Lihat di artikel
Kategori masa pengabdian apa saja yang mendapatkan penghargaan Satyalancana Karya Satya di UNS?
Penghargaan diberikan kepada pegawai dengan masa pengabdian secara terus-menerus selama 30 tahun, 20 tahun, dan 10 tahun. Lihat di artikel



















