SAR UNS Tergabung dalam Tim Pencarian Korban Laka Air di Sungai Serang Boyolali

SAR UNS Tergabung dalam Tim Pencarian Korban Laka Air di Sungai Serang Boyolali
SAR UNS Tergabung dalam Tim Pencarian Korban Laka Air di Sungai Serang Boyolali

UNS Badan Koordinasi Penanggulangan Bencana (BKPB) Search and Rescue (SAR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ikut tergabung dalam pencarian korban laka air. Pencarian dilakukan selama dua hari yakni pada 28-29 Januari 2025 di Sungai Serang, Desa Klewor, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali.

Tim BKPB SAR UNS mengirimkan lima personilnya dalam misi pencarian korban laka di Boyolali ini. Tabieb Trihadi selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dengan 4 anggota tim yakni Agung N, Danang TKD, Ariel Karnoto, dan Khamdan. Setibanya Tim BKPB SAR UNS di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan Koordinasi dengan Basarnas.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali mendapatkan laporan dari perangkat Desa Klewor terkait adanya laka air pencari ikan dengan menggunakan jala terhanyut di sungai serang tepatnya di sekitar jembatan Klewor, Kemusu, Boyolali. Tim Gabungan tiba di lokasi kejadian pada Selasa (28/1/2025) pukul 16.00 WIB. Tim gabungan berisi SAR UNS dengan BPBD Kabupaten Boyolali, Basarnas Pos Surakarta dan 18 pihak terkait lainnya. Sesampainya di TKP, Tim gabungan langsung melakukan kaji cepat dan pemetaan lokasi, di dapatkanlah hasil yakni identitas survivor dari keterangan para saksi yang berada di lokasi saat kejadian.

Korban diketahui bernama Muh. Ali Toha yang berusia 52 tahun. Seorang warga Karang 004/003 Karanglangu, Kedungjati, Grobogan. Korban memiliki ciri-ciri seperti Berambut ikal beruban, memiliki berat badan 60 kg dan tinggi 175 cm. Saat kejadian memakai kaos lengan panjang warna putih kombinasi biru, celana pendek warna abu – abu, dan tanpa tanda khusus yang diketahui.

Dari keterangan saksi, Riyanto berusia 36 tahun warga Guwo Wono Samudro mengatakan saat kejadian, dirinya berada di atas jembatan dan berteriak meminta bantuan. “Pas kejadian itu, saya lagi di jembatan dan teriak-teriak buat minta bantuan ke warga sekitar. Setelah itu saya juga melaporkan kejadian ini ke Perangkat Desa Klewor. Perangkat desa dan warga berusaha melakukan pencarian tapi tidak ketemu, diteruskanlah laporan ke BPBD Boyolali,” ucapnya.

Teguh sebagai perwakilan dari SAR UNS menyampaikan bahwa korban sudah ditemukan. “Diketahui korban sedang menebar jala dan jalanya terbawa arus sungai yang deras. Korban terkendala untuk menyelamatkan diri. Keesokan harinya kami melakukan Tracking Landing Craft Rubber (LCR) sampai ke Waduk Kedungombo sebanyak empat LCR. Korban sudah ditemukan dan dibawa ke Rumah Sakit Waras Wiris Andong,” ujar Teguh.

Humas UNS