Serukan Gerakan Gemar Baca, Pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris UNS Gelar Workshop Extensive Reading

UNS – Indonesia telah memiliki program Gerakan Literasi Nasional (GLN) yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia. Berangkat dari misi yang sama, Pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bersama dengan Extensive Reading (ER) Foundation dan Assosiasi ER Indonesia menggelar Workshop Extensive Reading pada Selasa (3/7/2018) di Aula Pascasarjana FKIP UNS.

Pembicara dalam acara ini antara lain Rob Waring selaku Ketua ER Foundation dari Notre Dame Sheisin University Japan, Willy A Renandya selaku executive board member di ER Foundation dari National Institute of education, Nanyang Technological University Singapore, dan Yuseva Iswandari selaku ketua yayasan ER Indonesia dari Sanata Dharma University, Yogyakarta.

Mewakili Dekan FKIP UNS, Nur Arifah Drajati selaku dosen Bahasa Inggris UNS membuka workshop tersebut sekaligus menyampaikan harapannya agar melalui workshop ini UNS dapat menjadi pusat literasi Indonesia. Materi pertama workshop tentang apa itu ER dan bagaimana implementasinya disampaikan oleh Willy. Doktor asal Indonesia yang kini bekerja di Singapura itu memaparkan bahwa ER memiliki konsep yang sama dengan GLN di Indonesia. Dimulai dari bacaan yang sederhana dan menarik, siswa dapat tergerak untuk membaca lagi dan lagi bagian bacaan berikutnya. Inilah yang membentuk  kebiasaan membaca siswa.

“Membaca merupakan metode terbaik dalam belajar. Diawali dengan membaca, kemampuan bahasa Inggris (mendengarkan, menulis, dan berbicara) siswa akan terintegrasi dengan baik, “ ujar Willy.

Rob Waring, Ketua Extensice Reading  Foundation dari Notre Dame Sheisin University Japan

Pada acara ini, Yuseva berkesempatan untuk mempromosikan asosiasi ER Indonesia kepada seluruh peserta untuk bergabung menjadi bagian dari yayasan tersebut. Hal ini bertujuan untuk menarik lebih banyak lagi sosok yang peduli dalam meningkatkan literasi di Indonesia. Sebelum menutup acara, Rob memaparkan pentingnya ER, dan alasan tentang terbentuknya ER Foundation yang berdasar pada penelitian, seperti minat baca masyarakat yang rendah, anggapan bahwa membaca itu membosankan, keterbatasan dalam pengetahuan teks bahasa Inggris, serta tidak adanya motivasi untuk membaca. Humas.red-uns/Ath/Isn

By | 2018-07-08T22:48:41+00:00 July 8th, 2018|Categories: Berita Terkini|