
Kompetisi bergengsi sekelas Olimpiade Sains Nasional (OSN) kembali diselenggarakan serentak di 42 Perguruan Tinggi Mitra Universitas Indonesia (UI) – PT. Pertamina (Persero), Kamis (15/10/2015). Tak ketinggalan, sejak tahun 2014 kemarin, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta telah menjadi mitra kerja OSN Pertamina. Bertempat di Fakultas MIPA UNS, sebanyak 355 mahasiswa FMIPA UNS turut serta mengikuti ujian teori. Sedangkan untuk proyek sains yang tahun ini naik level Regional Asean, sebanyak 6 kelompok siap mempresentasikan hasil karyanya di depan para juri.
Ditemui di sela-sela pelaksanaan OSN Pertamina 2015, Wakil Dekan 3 FMIPA UNS Sugiyarto berharap dapat memicu semangat berprestasi mahasiswa UNS, khususnya bagi mahasiswa FMIPA sendiri. Apalagi mengingat tempat pelaksanaan OSN Pertamina 2015 mudah dijangkau bagi mahasiswa FMIPA UNS. “Untuk efisiensi tempat pelaksanaan, maka UI melakukan kerjasama dengan 42 Perguruan Tinggi, salah satunya UNS. Semoga itu bisa memudahkan mahasiswa berprestasi lewat perlombaan ini,”tutur Sugiyarto.
Walaupun UNS sudah dua kali mengikuti OSN Pertamina, tahun ini Sugiyarto tidak berharap banyak. “Lewat doa, semoga setidaknya UNS bisa seperti tahun kemarin yang bisa lolos sampai tahap provinsi,”ujar dosen Biologi FMIPA UNS ini. Hal ini disebabkan belum adanya treatment khusus yang diberikan bagi mahasiswa sendiri. Banyaknya kegiatan yang hampir bersamaan pun juga menjadi faktor penyebab lain, seperti pelaksanaan Orientasi Mahasiswa Baru (OSMARU) dan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).
“Kami (jajaran WD 3-red) yang di sini kebetulan juga orang baru semua, jadi belum ada persiapan untuk manajemen SDM-nya,”imbuhnya. Meski demikian, Sugiyarto cukup puas dengan antusiasme mahasiswa FMIPA UNS dalam OSN Pertamina 2015 yang lebih tinggi dibanding tahun kemarin. Bagi mahasiswa yang lolos ke tahap selanjutnya pada 21 Oktober 2015 mendatang, pihak kampus akan memberikan perhatian yang lebih. “Jadi nanti kalau ada mahasiswa yang lolos, barulah kami beri treatment khusus di waktu yang tersisa nanti,”pungkasnya. [](afifah.red.uns.ac.id)
















