UNS – Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar Sidang Terbuka Senat Akademik UNS di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram, Senin (10/2/2025). Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Ir. Budi Santoso, S.T., M.T. dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Bidang Teknologi Rekayasa Konversi Energi. Prof. Budi menyampaikan pidato inagurasinya yang berjudul “Sistem Dari Fluida Aliran Dua Fase Dalam Teknologi Rekayasa Konversi Energi”. Beliau dikukuhkan sebagai Guru Besar ke-32 pada Fakultas Teknik (FT) dan ke-332 di UNS.
“Mekanika fluida adalah studi tentang fluida cair dan gas yang diam atau bergerak. Sekarang, mekanika fluida telah diterapkan di berbagai bidang seperti kendaraan, industri petrokimia, konstruksi bangunan, rekreasi dan olahraga, biomedikal, lingkungan, serta iklim dan cuaca,” terang Prof. Buda pada sesi pidatonya.
Prof. Budi menjelaskan bahwa penelitian pada bidang konversi energi diklasifikasikan menjadi penelitian eksperimen dan penelitian matematik. Sifat-sifat fluida dapat diteliti menggunakan metode dan peralatan standar, yang disebut dengan pengujian sifat fluida. Sedangkan penelitian bidang konversi energi yang dilakukan secara matematik, terbagi menjadi analitik dan numerik. Teknologi konversi energi bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan ramah lingkungan dengan memanfaatkan digitalisasi dan optimasi dalam aplikasi. Hal tersebut penting untuk mencapai nilai tekanan yang optimal.

Bagian dari mekanika fluida yang penting dalam berbagai macam sistem rekayasa untuk desain yang optimal dan operasi yang aman adalah “aliran dua fase”. Komposisi aliran dua fase terdiri dari aliran gas-cair, aliran gas-padat, aliran cair-padat, dan aliran cair-cair. Prediksi pola aliran adalah sangat penting sebelum mengevaluasi parameter konversi energi.
“Pola aliran digunakan untuk menentukan nilai penurunan tekanan dan nilai laju perpindahan kalor pada aliran dua fase. Untuk itu, dikembangkan metode komputasi dengan perangkat lunak, seperti Jaringan Syaraf Tiruan, Logika Fuzzy, atau Algoritma Genetika karena transisi pola aliran merupakan hal yang rumit/subjektivitas dari peneliti,” tambah Prof. Budi.
Guru Besar bidang Teknologi Rekayasa Konversi Energi tersebut menambahkan bahwa tujuan dari Sistem Fluida Aliran Dua Fase dalam Teknologi Rekayasa Konversi Energi adalah untuk mendapatkan nilai pressure drop (penurunan tekanan) yang bermanfaat untuk menentukan gaya, daya, unjuk kerja dan spesifikasi peralatan.
Kontribusi Guru Besar dalam Pendidikan
Ketua Dewan Profesor UNS, Prof. Drs. Suranto Tjiptowibisono, M.Sc., Ph.D. dalam sambutannya menjelaskan bahwa proses pengukuhan guru besar di lingkungan universitas ini menceminkan pentingnya posisi profesor dalam dunia akademis dan kontribusinya terhadap pendidikan di Indonesia. Hal tersebut turut menunjukkan komitmen UNS dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Tanggung jawab seorang profesor tidak hanya mengajar di tingkat pascasarjana, tetapi juga di tingkat sarjana untuk membentuk calon lulusan yang berkualitas. Pengembangan budaya akademik yang baik di UNS menjadi salah satu fokus utama, di mana profesor diharapkan untuk menjadi teladan dalam etika dan pengembangan ilmu pengetahuan,” tutur Prof. Suranto.
HUMAS UNS



















