UNS – Universitas Sebelas Maret (UNS) menambah lagi jumlah guru besar bidang pendidikan. Gunahardi (Guru Besar Bidang Pendidikan Luar Biasa) dan Wiedy Murtini (Guru Besar Bidang Pendidikan Ekonomi) dikukuhkan pada Sidang Senat Terbuka, Selasa (3/10/2017).

Gunardi yang merupakan guru besar ke 186 (FKIP-57) menyampaikan pidato tentang Klaster sebagai Model Pembelajaran Humanistik Ramah Anak pada Sekolah Inklusif Indonesia. Ia menawarkan model klaster sebagai jalan tengah yang memadukan nuansa segregatif dalam setting inklusif sebagai cara beda dalam pembelajaran. Lebih lanjut, menurut Gunardi model klaster ini dapat membantu mengatasi persoalan belajar sejumlah anak-anak berkebuhan khusus dalam kelompok kecil di sekolah inklusif.

Sedangkan Wiedy Murtini, guru besar ke 187 (FKIP-58) menyampaikan tentang Integrasi Nilai-Nilai Karakter, Soft Skill, dan Transferable Skills dalam Model Pembelajaran “GEPRAK”: Implikasinya terhadap Minat Berwirausaha Siswa SMK. GEPRAK merupakan singkatan kata Grup atau Kelompok, Eksplorasi, Pengembangan ide, Penyusunan, dan Presentasi Rencana usaha, Aksi, dan Kompetisi usaha. Melalui konsep pembelajaran ini, siswa SMK tidak lagi memperlajari teori, melainkan terjun ke lapangan untuk menguatkan aspek soft skill dan transferable skill mereka. humas-red.uns/Can/Irf