UNS – Wedangan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali digelar memasuki seri ke-116. Acara Wedangan IKA UNS ke-116 diadakan untuk mempererat komunikasi antara pimpinan universitas, dosen, dan alumni. Dalam pertemuan kali ini, membahas tentang tantangan pendidikan tinggi di era digital, serta rencana strategis UNS untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan riset. Agenda tersebut dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dan Youtube Live pada Jumat (22/11/2024) malam.
Hadir sebagai pembicara dalam agenda tersebut, Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si.; Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, S.Si., M.Si.; Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Prof. Dr. E. Muhtar, S.Pd., M.Si., CfrA., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T. Ph.D.; dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, Internasionalisasi, dan Informasi, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D.
Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. menyampaikan bahwa pendidikan tinggi di Indonesia dihadapkan pada tantangan besar untuk beradaptasi dengan perubahan zaman dan mempersiapkan generasi muda yang kompetitif. UNS harus bertransformasi menjadi institusi yang lebih adaptif dan relevan dalam menjawab tantangan masyarakat. Transformasi ini mencakup pengembangan keterampilan dan kolaborasi dengan berbagai pihak.



“Rencana strategis UNS untuk tahun 2024 hingga 2029 mencakup pemantapan otonomi dan peningkatan peringkat universitas secara global. Target ini diharapkan dapat tercapai dengan dukungan semua pihak. Digitalisasi sistem informasi yang terintegrasi sangat penting untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dan mindset digital. Hal tersebut diharapkan akan meningkatkan efektivitas akademik di UNS,” terang Prof. Hartono.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, S.Si., M.Si. menambahkan bahwa UNS berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui akreditasi dan pengembangan program studi yang berstandar internasional. Hal ini mencakup pengembangan sumber belajar digital dan kolaborasi dengan mitra akademik.
“UNS berfokus pada pengembangan riset dan inovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan visibilitas internasional. Strategi ini diharapkan dapat membantu UNS bersaing dengan universitas teratas di dunia. UNS juga berencana untuk membuka program gelar ganda dan kolaborasi dengan perguruan tinggi lain, baik nasional maupun internasional, untuk meningkatkan kompetensi lulusan,” ungkap Prof. Fitria.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T. Ph.D. menyampaikan mengenai kemahasiswaan dan alumni di lingkungan UNS. Beliau menekankan bahwa prestasi mahasiswa UNS terus meningkat dalam berbagai bidang, dari olahraga hingga teknologi. Dukungan dari semua pihak akan sangat diperlukan untuk mendorong pencapaian ini ke depan. Direktorat Alumni dan Kewirausahaan juga berperan dalam pengumpulan data alumni berprestasi untuk meningkatkan akreditasi. Hal tersebut tentu diharapkan dapat berdampak positif pada reputasi UNS.
Mengenai reputasi internasional UNS, Prof. Irwan menjelaskan bahwa peringkat UNS menunjukkan kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Posisi universitas dalam berbagai pemeringkatan menunjukkan tren positif, dengan perbandingan dari lima tahun lalu. Misalnya, peringkat di QS Asia meningkat dari 401-450 menjadi 221. Beliau menekankan bahwa UNS berkomitmen untuk mencapai visi menjadi universitas kelas dunia melalui peningkatan visibilitas dan kinerja internasional. Strategi ini mencakup inovasi, kolaborasi, dan akreditasi internasional.
“UNS saat ini berada di peringkat keempat dalam capaian indikator kinerja utama di Liga PTNBH. Hal ini menunjukkan bahwa ada tantangan dalam menjaga posisi dan meningkatkan kinerja. Rencana strategis UNS untuk 2024-2029 mencakup pengembangan sarana dan prasarana yang terstruktur serta integrasi data untuk meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi,” tutur Prof. Irwan.
HUMAS UNS



















