HMF FMIPA UNS dan PKM HGR Pharmaceutical Technology and Drug Delivery Tingkatkan Literasi Obat melalui Cek KLIK

HMF FMIPA UNS dan PKM HGR Pharmaceutical Technology and Drug Delivery Tingkatkan Literasi Obat melalui Cek KLIK

Tim HMF FMIPA UNS dan PKM HGR Pharmaceutical Technology and Drug Delivery UNS menggelar sosialisasi Cek KLIK di Mojosongo, Surakarta, April-Juni 2026. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilih dan menggunakan obat yang aman, berfokus pada Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa.

UNS — Tim Dusun Binaan Himpunan Mahasiswa Farmasi (HMF) FMIPA Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Tahun 2026 berkolaborasi dengan Tim Pengabdian kepada Masyarakat Hibah Grup Riset (PKM HGR) UNS bidang Pharmaceutical Technology and Drug Delivery menyelenggarakan kegiatan sosialisasi kesehatan mengenai Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) bagi masyarakat RW 39 Dusun Jatirejo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Kegiatan yang berlangsung selama April hingga Juni 2026 ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam memilih serta menggunakan obat dan produk kesehatan secara aman.

Tim PKM HGR Pharmaceutical Technology and Drug Delivery diketuai oleh Prof. Dr. apt. Ahmad Ainurofiq, S.Si., M.Si. dengan anggota apt. Adi Yugatama, S.Farm., M.Sc., Ph.D.; apt. Fea Prihapsara, S.Farm., M.Sc.; Hana Anisa Fatimi, S.Farm., M.Pharm.Sci.; apt. Imam Prabowo, S.Farm., M.Farm.; dan apt. Rizky Dwi Larasati, M.S.Farm. “Melalui kolaborasi ini, kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam meningkatkan literasi kesehatan, khususnya terkait penggunaan obat yang aman dan rasional,” terang Prof. Ahmad kepada uns.ac.id, Selasa (2/6/2026).

Puncak kegiatan dilaksanakan pada 17 Mei 2026 melalui seminar edukasi Cek KLIK yang menghadirkan apt. Hana Anisa Fatimi, S.Farm., M.Pharm.Sci. sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya menerapkan prinsip Cek KLIK sebelum mengonsumsi obat sebagai langkah sederhana untuk memastikan mutu, khasiat, dan keamanan produk yang digunakan. Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap peredaran obat, jamu, dan produk kesehatan ilegal yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Pada sesi “Cek Kemasan”, peserta diajak memahami pentingnya memeriksa kondisi fisik kemasan obat, baik kemasan primer maupun sekunder, untuk memastikan produk masih dalam kondisi baik dan tidak mengalami kerusakan. Selanjutnya, pada sesi “Cek Label”, peserta diberikan edukasi mengenai informasi penting yang tercantum pada label obat, seperti kandungan, aturan pakai, efek samping, peringatan, serta cara penyimpanan yang benar. Narasumber juga mengingatkan masyarakat agar lebih kritis terhadap klaim berlebihan pada produk kesehatan yang tidak didukung bukti ilmiah.

Materi kemudian dilanjutkan dengan “Cek Izin Edar”, yaitu cara memastikan legalitas produk melalui nomor izin edar yang dapat diperiksa melalui situs maupun aplikasi BPOM. Peserta diperkenalkan berbagai kode registrasi yang umum ditemukan pada produk kesehatan dan pangan sehingga dapat lebih mudah mengenali produk yang telah terdaftar secara resmi.

Pada sesi terakhir, “Cek Kedaluwarsa”, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya memperhatikan tanggal kedaluwarsa sebelum menggunakan obat. Selain itu, narasumber juga menjelaskan perbedaan antara Expiry Date (ED) dan Beyond Use Date (BUD) agar masyarakat dapat menggunakan obat secara tepat sesuai batas waktu keamanan yang berlaku.

Untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, kegiatan diawali dengan pretest dan diakhiri dengan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah mengikuti seminar. Antusiasme peserta juga terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif, dengan berbagai pertanyaan seputar penggunaan obat yang aman dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Tim Dusun Binaan HMF FMIPA UNS dan Tim PKM HGR Pharmaceutical Technology and Drug Delivery berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menerapkan prinsip Cek KLIK dalam memilih dan menggunakan obat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kontribusi UNS dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui edukasi dan pemberdayaan berbasis komunitas yang berkelanjutan. HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa tujuan utama kegiatan sosialisasi Cek KLIK yang diselenggarakan HMF FMIPA UNS dan PKM HGR UNS?

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam memilih serta menggunakan obat dan produk kesehatan secara aman. Lihat di artikel

Apa saja elemen yang termasuk dalam prinsip Cek KLIK untuk memastikan keamanan obat?

Prinsip Cek KLIK meliputi pemeriksaan Kemasan, Label, Izin Edar, dan tanggal Kedaluwarsa obat sebelum digunakan. Lihat di artikel

Bagaimana masyarakat dapat memeriksa legalitas produk kesehatan?

Legalitas produk dapat dipastikan melalui nomor izin edar yang dapat diperiksa melalui situs maupun aplikasi BPOM. Lihat di artikel

Siapa ketua Tim PKM HGR Pharmaceutical Technology and Drug Delivery UNS dalam kegiatan ini?

Tim PKM HGR Pharmaceutical Technology and Drug Delivery diketuai oleh Prof. Dr. apt. Ahmad Ainurofiq, S.Si., M.Si. Lihat di artikel