Mahasiswa Prodi HI UNS Raih Juara 1 LKTI IRSA

Mahasiswa Prodi HI UNS Raih Juara 1 LKTI IRSA
Mahasiswa Prodi HI UNS Raih Juara 1 LKTI IRSA

UNS – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Aisyah Zakiyah Nur Aini dan Hasna Dherin Syakira baru saja meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) International Relations Student Association (IRSA) di Laboratorium Diplomasi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga pada Sabtu (3/8/2024) kemarin.

Lomba yang mengusung tema The Impact of The Increase of Geopolitical Dynamics in Middle East on Global Dyanmics ini memiliki sub tema yaitu Sustainable Development Goals (SDGs), keamanan, dan ekonomi.

Mereka mengajukan karya tulis ilmiah bertema keamanan dengan judul Relevansi Unsur Komponen Human Security Index (HSI) terhadap Tingginya Fragile State Index (FSI) Yaman di Tengah ketidakstabilan geopolitik pada tahun 2012-2022. Melalui tulisan ini, kedua mahasiswa tersebut mampu mengungguli delegasi kampus ternama lain, seperti Universitas Prasetiya Mulya dan UTY Yogyakarta.

Aisyah maupun Syakira sama-sama mengakui mereka sudah menyiapkan perlombaan ini sejak lama dengan bantuan bimbingan dari Dosen HI, Septyanto Galan Prakoso S.I.P., M.Sc.

“Kami sudah menyiapkan ini (lomba KTI) sejak jauh-jauh hari, mulai dari pengajuan abstrak hingga pada akhirnya presentasi di Laboratorium Diplomasi UKSW Sabtu kemarin, tentunya dibimbing Pak Galan juga,” jelas Syakira dalam rilis yang diterima uns.ac.id, Jumat (16/8/2024).

Mereka mengaku dalam perlombaan ini ada sejumlah tantangan yang dihadapi mengingat untuk pertama kalinya mereka mengikuti kompetisi seperti ini. Aisyah dan Syakira sama-sama mengakui mereka sempat nervous saat presentasi.

“Presentasi ini jadi sesuatu yang baru ya buat kami. Karena first time kami presentasi untuk lomba jadi kemarin sempat grogi,” terang Aisyah.

Tak hanya itu, Syakira juga menambahkan bahwa karya tulis mereka menggunakan metode yang jarang digunakan dalam studi HI, yaitu menggunakan metode kuantitatif.

“Menurut kami, lomba ini juga challennging banget, bahkan dari proses menulis papernya. Soalnya kami dibimbing Pak Galan untuk menggunakan metode kuantitatif, sementara metode ini kan jarang yang kita pakai di kelas,” imbuh Syakira.

Pada akhir wawancara, kedua mahasiswa itu bersikap terbuka dan berkeinginan mengikuti lomba KTI bila ada kesempatan serupa. “Aku pribadi pengin ya buat ikut lomba seperti ini lagi. Sekalian buat memperbaiki evaluasi kali ini sekaligus meningkatkan kapasitasku,” ucap Aisyah.

Septyanto Galan Prakoso S.I.P., M.Sc. selaku dosen pembimbing mahasiswa dalam kompetisi ini membenarkan hal tersebut. Beliau juga menekankan aspek novelty atau keterbaruan sehingga dapat mengantarkan mahasiswanya menjadi juara 1.

“Kami memang berikan arahan terkait substansinya maupun metode yang digunakan. Dan tentunya kami berupaya untuk menonjolkan aspek novelty dalam substansi karya ilmiah yang diajukan, Alhamdulillah hal ini diapresiasi oleh dewan juri,” ujar Galan.

Hal ini yang dirasa mampu membuat KTI Aisyah dan Syakira unggul dalam kompetisi kali ini. Terakhir, Septyanto Galan juga memberikan apresiasi kepada Aisyah dan Syakira serta menekankan kehadiran Prodi HI yang senantiasa mendukung mahasiwa untuk meraih prestasi.

HUMAS UNS

Redaktur: Dwi Hastuti