Mahasiswa S3 Ilmu Keolahragaan FKOR UNS Ikuti International Postgraduate Colloquium 2025 di Malaysia

Mahasiswa S3 Ilmu Keolahragaan FKOR UNS Ikuti International Postgraduate Colloquium 2025 di Malaysia

UNS – Delapan mahasiswa Program Doktor Ilmu Keolahragaan Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berkesempatan mengikuti forum akademik internasional. Mereka berpartisipasi dalam International Postgraduate Colloquium of Health and Sport Science 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (16/6/2025) hingga Kamis (19/6/2025) di Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia.

Delegasi FKOR UNS terdiri atas Young Ari Kusworo, Anita Yuzela, Jujuk Arfianto, dan Eva Novitasari. Selain itu, hadir pula Afif Bayu Eko Prasetyo, Diyono, Sartono, dan Fatkhul Imron. Seluruh peserta mempresentasikan hasil penelitian dibidang ilmu keolahragaan dan kesehatan.

Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan, ide, dan hasil riset antar mahasiswa pascasarjana se-Asia Tenggara. Masing-masing delegasi FKOR UNS membawa topik penelitian yang beragam dan aplikatif di bidang olahraga. Mereka mempresentasikan hasil studi yang bertujuan mendukung pengembangan kesehatan dan kebugaran masyarakat.

Kaprodi S3 Ilmu Keolahragaan UNS, Febriani Fajar Ekawati, turut mendampingi delegasi. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman penting bagi mahasiswa. Selain itu, forum ini juga memperkuat jejaring akademik internasional antaruniversitas dibidang olahraga. Ia berharap keikutsertaan mahasiswa dapat meningkatkan daya saing UNS di tingkat global.

“Program ini sangat penting untuk memperkuat kerja sama antaruniversitas di tingkat internasional serta memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam pengembangan akademik dan jejaring global,” ujarnya.

Adapun beberapa judul penelitian yang dipresentasikan antara lain studi tentang olahraga aerobik dan konsumsi kayu manis pada penderita diabetes. Ada pula pengembangan model pelatihan holistik bagi atlet sepak bola cerebral palsy. Beberapa topik lain meliputi pengaruh latihan fisik terhadap kekuatan otot tungkai lansia serta kajian biomolekuler terkait IL-6 dan CRP. Selain itu, terdapat penelitian tentang karate sebagai media pembentukan life skills remaja karateka. Topik menarik lainnya membahas kebutuhan psikologis dasar remaja dan pengaruh HIIT terhadap ambang anaerobik atlet basket. Penelitian mengenai literasi fisik anak usia 8-12 tahun dan aktivitas fisik anak sekolah dasar juga dipresentasikan.

Kegiatan ini diikuti sejumlah perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara. Selain sesi presentasi, peserta juga mengikuti diskusi kelompok dan lokakarya tematik dibidang olahraga dan kesehatan. Keikutsertaan FKOR UNS dalam ajang ini menunjukkan komitmen fakultas dalam penguatan akademik internasional. Diharapkan, hasil penelitian yang dibawa dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu keolahragaan di Indonesia. Hal ini sekaligus mendukung pencapaian SDG ke 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, SDG ke 3 Kehidupan yang Sehat dan Sejahtera, sekaligus SDG ke 4 Pendidikan yang Berkualitas.
Humas UNS