Mahasiswa UNS Raih Juara dalam Lomba Infografis INCOME FAIR 2025

Mahasiswa UNS Raih Juara dalam Lomba Infografis INCOME FAIR 2025 1

UNS – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Pada ajang INCOME FAIR 2025, tim mahasiswa UNS berhasil meraih Juara 2 dalam kategori lomba infografis. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa (Hima) Ekonomi Islam (Ekis) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jambi (Unja).

Mengangkat tema “Sinergi Generasi Muda: Optimalisasi Fintech Syariah Melalui Pengembangan UMKM Inovatif, Kreatif, dan Berkelanjutan”, kompetisi ini bertujuan menggali gagasan mahasiswa. Ajang ini menjadi wadah pengembangan bakat dan minat di bidang kewirausahaan ekonomi Islam. Selain itu, kompetisi ini juga menjadi forum silaturahmi antar mahasiswa ekonomi Islam seluruh Indonesia.

Tim UNS diwakili oleh Ilham Akbar Alibi dari Program Studi (Prodi) Bisnis Digital FEB UNS dan Yahya Faiz Muhyiddin dari D-3 Desain Komunikasi Visual (DKV) Sekolah Vokasi (SV) UNS. Keduanya berhasil menyajikan karya infografis bertema inovasi robo-advisor bagi UMKM di sektor bisnis halal. Gagasan ini menggabungkan konsep digitalisasi keuangan syariah dengan solusi konkret bagi pelaku usaha mikro.

“Gagasan Robo-advisor hadir sebagai solusi digital yang dapat membantu UMKM mengelola keuangan mereka dengan cara yang lebih transparan, efisien, dan sesuai dengan nilai-nilai syariah,” tutur Ilham.

Kepada uns.ac.id, Ilham menjelaskan bahwa gagasan robo-advisor diambil karena banyak UMKM di Indonesia belum memiliki literasi keuangan memadai. Banyak pelaku usaha masih kesulitan mengelola keuangan dengan cara yang transparan dan sesuai syariah. Padahal UMKM menjadi tulang punggung perekonomian nasional dan menyumbang lebih dari 60% PDB Indonesia.

Menurut Ilham, teknologi robo-advisor memiliki potensi besar dalam membantu pengelolaan keuangan syariah. UMKM dapat memanfaatkan teknologi ini untuk mengatur arus kas, investasi, dan utang secara halal. Selain itu, platform ini juga bisa terhubung dengan peer-to-peer lending syariah, memudahkan pelaku usaha memperoleh pembiayaan sesuai prinsip Islam.

“Robo-advisor juga dapat membantu UMKM untuk mendapatkan akses pembiayaan syariah yang lebih mudah melalui platform peer-to-peer lending syariah, mengelola dana darurat secara otomatis, serta memastikan pengelolaan keuangan yang lebih efisien dan berkelanjutan tanpa melibatkan unsur riba,” terang Ilham.

Dalam proses penyusunan infografis, Ilham dan Yahya menghadapi tantangan dalam menentukan konten yang tepat. Mereka harus menyederhanakan informasi teknis agar mudah dipahami audiens dari berbagai latar belakang. Pemilihan visualisasi data yang efektif juga menjadi perhatian agar pesan utama bisa tersampaikan secara jelas.

Ilham menuturkan bahwa penyusunan hierarki visual menjadi kunci dalam menyusun infografis tersebut. Setiap elemen desain harus memiliki fungsi yang mendukung keterbacaan informasi. Selain itu, mereka berupaya menjaga keseimbangan antara estetika dan kejelasan pesan dalam setiap detail infografis.

“Dari sisi visualisasi data, tantangan utama adalah memilih jenis visualisasi yang tepat untuk menyampaikan informasi secara jelas dan efektif. Harus menjaga keseimbangan antara estetika dan fungsi, sehingga infografis tidak hanya menarik, tetapi juga mudah dipahami. Mengatur hierarki visual yang jelas juga menjadi hal penting agar audiens dapat mengikuti alur informasi dengan mudah,” ujarnya.

Atas capaian ini, Ilham dan Yahya menyampaikan pesan kepada mahasiswa lain untuk terus berani berinovasi. Mereka mengajak generasi muda aktif menciptakan ide baru di bidang ekonomi digital dan bisnis halal. Dunia bisnis saat ini berkembang sangat cepat, sehingga kreativitas mahasiswa sangat diperlukan.

“Jangan takut untuk berinovasi dan menuangkan ide-ide kreatif, terutama di bidang ekonomi digital dan bisnis halal. Ekonomi digital dan bisnis halal memiliki potensi yang luar biasa untuk berkembang, dan sebagai mahasiswa, kita memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan itu,” pesan Ilham kepada para mahasiswa.

UNS terus mendukung pengembangan potensi mahasiswa di berbagai bidang, termasuk ekonomi Islam berbasis digital. Keduanya berharap prestasi ini bisa memotivasi mahasiswa UNS lainnya untuk aktif dalam kompetisi serupa. Mereka juga mendorong mahasiswa agar tidak ragu memadukan nilai-nilai syariah dengan teknologi.
Humas UNS