Dosen Sosiologi FISIP UNS Selesaikan Kegiatan Visiting Professor di Universitas Saskatchewan Kanada

Dosen Sosiologi FISIP UNS Selesaikan Kegiatan Visiting Professor di Universitas Saskatchewan Kanada
Dosen Sosiologi FISIP UNS Selesaikan Kegiatan Visiting Professor di Universitas Saskatchewan Kanada

UNS— Setelah tiga bulan berada di Kanada, Dr. Yuyun Sunesti atau yang biasa dipanggil Dr. Yunes, Dosen pada Program Studi (Prodi) Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengakhiri tugas sebagai Visiting Professor di Universitas Saskatchewan (USASK), Saskatoon, Kanada pada tanggal 6 Desember 2024 besok. Dr. Yunes berada di Kanada dari tanggal 9 September hingga 6 Desember 2024 sebagai Visiting Professor atas pembiayaan penuh dari Visiting Scholar Fellowship in Southeast Asian Studies-the Canadian Southeast Asian Studies Initiative / Initiative canadienne pour l’étude du sud-est asiatique (CSEASI/ICESEA). Kegiatan ini merupakan program konsorsium antara 9 Universitas di Kanada yaitu University of Victoria, York University, McGill University, Université de Montréal, University of Saskatchewan, King’s University College at Western University, University of British Columbia, Université Laval, University of Toronto dan Canadian Council on SEA Studies. Program ini merupakan program kolaborasi untuk lebih mengenal dan memahami budaya Asia Tenggara melalui kegiatan-kegiatan akademik seperti kolaborasi pengajaran, riset, workshop, asistensi penelitian mahasiswa dan lainnnya.

Selama tiga bulan di Kanada, Dr. Yunes berkegiatan secara penuh selama Fall semester 2024 di Department of Anthropology, College of Arts and Science, University of Saskatchewan (USASK), di Saskatoon, Kanada, dari mengajar, melakukan penelitian kolaborasi, memberi kuliah umum dan mengikuti kegiatan-kegiatan fakultas lainnya. Untuk pengajaran, UNS dan USASK melaksanakan guest lecture exchange dimana dua dosen USASK yaitu Dr. Susanna Barnes dan Dr. Prashanth Kuganathan memberikan kuliah tamu di Prodi Sosiologi FISIP UNS untuk mata kuliah Sosiologi Agama dan Sosiologi Gender di semester ganjil ini. Sebaliknya, Dr. Yunes juga memberikan kuliah tamu di mata kuliah Introduction to Anthropology dan kuliah umum di Department of Anthropology USASK yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa.

Kegiatan yang dilakukan selanjutnya adalah riset kolaborasi antara UNS dan USASK yang dilaksanakan oleh Dr. Yunes bersama Dr. Susanna Barnes mengenai “Identity and Cultural Integration: Southeast Asian Muslim Immigrants in Saskatoon Kanada”. Penelitian singkat ini mengeksplorasi tentang strategi para imigran muslim Asia Tenggara, khususnya Indonesia dalam beradaptasi dan berintegrasi di tengah kehidupan masyarakat Kanada yang multikultur.

Dr. Yunes juga berkesempatan mengunjungi dua universitas partner CSEASI di Kanada. Universitas pertama yang dikunjungi adalah MacGill University di Montreal. Di universitas ini, Dr. Yunes memberikan kuliah umum pada Seri Kuliah Asia Tenggara dan berdiskusi dengan kolega dan mahasiswa di Southeast Asian Studies. Kunjungan yang kedua adalah ke University of Victoria (UVic) di British Columbia. Di universitas ini, Dr. Yunes berkesempatan menjadi narasumber dalam forum diskusi di Centre for Pasific and Asian Studies (CAPI) dan berbagi hasil riset awalnya mengenai komunitas Muslim Asia Tenggara di Saskatoon. Beliau juga bertemu secara khusus dengan Prof. Laura Parisi, akademisi pakar kajian gender UVic dan berdiskusi dengan hangat mengenai kajian penelitian masing-masing dan peluang kolaborasi ke depan. Di UVic, Dr. Yunes juga diundang menjadi dosen tamu di kelas Bahasa Indonesia yang diikuti secara offline dan online oleh mahasiswa di berbagai universitas di Kanada.

Untuk mendorong kerja sama yang optimal antara UNS dan USASK, Dr. Yunes juga menginisiasi adanya Memorandum of Understanding (MoU) antara dua institusi yang saat ini masih dalam proses penandatanganan. Diharapkan dengan adanya MoU bisa menjadi payung untuk kolaborasi berkelanjutan antara dua universitas.

“Bisa untuk meningkatkan kualitas akademik, memperluas jaringan global dan menciptakan dampak yang signifikan bagi masyarakat melalui kegiatan-kegiatan pengajaran, penelitian, pengabdian dan kolaborasi lainnya,” terang Dr. Yunes, Kamis (5/12/2024)

Selain MoU, Dr. Yunes juga bertemu dan berdiskusi dengan representasi dari International Office USASK untuk membahas peluang-peluang kolaborasi yang tersedia untuk kedua universitas.

Meski kegiatan visiting professor sudah berakhir, kedua universitas dan juga CSEASI berkomitmen untuk tetap membangun kerja sama di masa mendatang. Beberapa program yang akan dilakukan dalam waktu dekat adalah CSEASI Collaborative Online International Learning (COIL) Seminar Series yang dilaksanakan secara kolaboratif antara USASK, UNS dan Universidade Nacional Timor Lorosa’e yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2025.

Kegiatan yang dilakukan oleh Dr. Yunes ini merupakan upaya UNS untuk meraih SDGs keempat, pendidikan berkualitas dan SDGs ketujuh belas, kemitraan untuk mencapai tujuan melalui kolaborasi dalam pendidikan.
HUMAS UNS