UNS – Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan sharing knowledge membahas tentang cara menghadapi karakteristik mahasiswa ‘Gen Z’. Kegiatan tersebut bertempat di Ruang Seminar Utama Gedung Ir. RPM. Kasifudin FT UNS pada Selasa (21/1/2025).
Acara ini ditujukan kepada Dosen FT UNS dengan menghadirkan narasumber Kepala Sub Direktorat Layanan Konseling Mahasiswa UNS, Berliana Widi Scarvanovi, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
Dalam materinya, ia menjelaskan karakteristik mahasiswa zaman sekarang (Generasi Z) yang lebih mahir teknologi, kritis dan vocal. “Generasi Z itu multitasking tapi sering terdistraksi, mengutamakan fleksibilitas dan kebebasan, dan berorientasi pada hasil instan,” terang Berliana seperti dikutip dari ft.uns.ac.id, Kamis (23/1/2025).
Hal ini dikarenakan pada era Generasi Z atau kerap disebut ‘Gen Z’ merupakan era perkembangan internet, teknologi mobile dan globalisasi sedang booming yaitu tahun 1995-2010. Generasi ini juga memiliki gaya komunikasi yang relatif cepat, singkat dan berbasis teknologi.
Lebih lanjut Berliana menjelaskan tantangan yang dihadapi oleh para dosen saat ini adalah terpaut beda generasi dengan mahasiswa. Perbedaan generasi ini menyebabkan kesenjangan dalam preferensi komunikasi, tradisi akademik yang berbeda, perkembangan teknologi dan metode penyampaian yang digunakan.
“Tantangan yang kita (dosen) hadapi saat ini adalah perbedaan generasi antara kita (dosen) dengan generasi adik-adik mahasiswa sehingga menyebabkan kesenjangan dalam berkomunikasi,” jelasnya.

Selanjutnya Berliana membagikan beberapa tips untuk menghadapi karakteristik mahasiswa ‘Gen Z’. Diantaranya dengan mengikuti perkembangan teknologi, menerapkan gaya belajar yang beragam, dan menerima keterbukaan informasi. Kemudian bisa dengan memberikan short attention, metode pembelajaran yang fleksibel, dan memahami kesehatan mental mahasiswanya.
Kegiatan ini mendukung tercapainya SDGs ke 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera dalam rangka mengupayakan kesehatan mental dosen dan mahasiswa dalam proses belajar mengajar, serta SDGs ke 4 yaitu pendidikan yang berkualitas dengan menerapkan berbagai strategi pendidikan menyasar mahasiswa kekinian. HUMAS UNS



















