UNS – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta secara resmi menarik kembali mahasiswa yang telah menyelesaikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode Januari-Februari 2025. Prosesi penarikan ini berlangsung secara simbolis di Kantor Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Rabu (19/2/2025). Acara ini dihadiri oleh pimpinan UNS serta Pemerintah Kabupaten Wonogiri.
Pada periode ini, UNS menerjunkan sebanyak 1.620 mahasiswa ke berbagai daerah di Indonesia. Para mahasiswa tersebut telah menjalankan program pengabdian kepada masyarakat selama 45 hari, dengan berbagai skema KKN yang telah ditentukan. Empat Skema KKN dan Persebaran Mahasiswa secara rinci yaitu KKN Skema Kemitraan Jawa yang diikuti 260 mahasiswa, KKN Skema Kemitraan Luar Jawa yang diikuti 231 mahasiswa, KKN Skema Mitra Fakultas yang diikuti 458 mahasiswa, serta KKN Tematik–Reguler yang diikuti 670 mahasiswa.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., secara simbolis menarik seluruh mahasiswa KKN yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Dalam sambutannya, Prof. Dody menyampaikan bahwa KKN merupakan salah satu bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi. Selain mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, mahasiswa juga diharapkan dapat belajar langsung mengenai kehidupan sosial dan budaya di masyarakat.
“KKN ini adalah momen penting bagi mahasiswa untuk mengasah jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial. Melalui program ini, mereka tidak hanya menerapkan ilmu tetapi juga berkontribusi bagi masyarakat sekitar. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak, khususnya pemerintah daerah dan masyarakat yang telah menerima serta membimbing mahasiswa kami,” ujar Prof. Dody.



Selain Prof. Dody, acara penarikan ini juga dihadiri oleh Direktur Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Joko Sutrisno, M.P., Kepala Subdirektorat Kuliah Kerja Nyata dan Organisasi Kemahasiswaan UNS, Dr. Singgih Hendarto, S.Pd., M.Pd., serta sejumlah Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Dari pihak Pemkab Wonogiri, turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Drs. Sriyanto, M.M., Camat Giriwoyo, Sri Sundoro, S.Sos., M.Si., serta camat dari wilayah lain di Kabupaten Wonogiri yang menjadi lokasi KKN.
Mahasiswa KKN UNS tersebar di tujuh provinsi yang mencakup wilayah Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa. Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi lokasi utama di Pulau Jawa, sementara di luar Jawa, KKN berlangsung di Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Maluku, dan Sulawesi Tenggara (Sultra). Persebaran mahasiswa KKN di berbagai daerah ini menjadi bukti nyata komitmen UNS dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan masyarakat melalui program pengabdian. Mahasiswa diharapkan dapat membawa pengalaman dan wawasan baru setelah menjalani interaksi langsung dengan masyarakat setempat.
Dengan berakhirnya KKN Periode Januari-Februari 2025, UNS terus berupaya untuk meningkatkan mutu dan dampak positif dari program KKN di masa mendatang. Kolaborasi dengan pemerintah daerah serta berbagai mitra akan terus diperkuat guna mewujudkan pengabdian masyarakat yang lebih luas dan berkelanjutan.
Humas UNS
Reporter: R. P. Adji
Redaktur: Dwi Hastuti

















