PLP UNS Sampaikan Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Berkualitas

PLP UNS Sampaikan Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Berkualitas

Menjelang Iduladha, PLP UNS dan aktivis Halal Center UNS Dr. Sulistyo memberikan tips memilih hewan kurban sehat dan berkualitas. Panduan mencakup kriteria syar’i, kesehatan, dan performa produksi daging untuk sapi, kambing, serta domba agar ibadah kurban optimal.

UNS — Menjelang Hari Raya Iduladha, masyarakat mulai mempersiapkan hewan kurban terbaik, baik sapi maupun kambing/domba. Selain memenuhi syarat syar’i, pemilihan hewan kurban juga perlu memperhatikan kondisi kesehatan dan kualitas produksi daging agar ibadah kurban dapat memberikan manfaat yang optimal.

Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Fakultas Peternakan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan juga aktivis Halal Center UNS, Dr. Sulistyo, S.T., M.Si. menyampaikan tips bagaimana memilih hewan kurban yang sehat dan berkualitas.

Untuk hewan sapi, terdapat beberapa kriteria penting yang perlu diperhatikan. Pertama, hewan harus memenuhi syarat syar’i, yaitu sehat, tidak cacat, tidak kurus, dan cukup umur minimal dua tahun yang dapat dikenali dari pergantian gigi atau poel.

“Sapi jantan dengan testis lengkap dan tidak dikebiri menjadi pilihan utama karena memenuhi syarat syar’i serta menunjukkan kondisi reproduksi dan kesehatan ternak yang baik,” terang Dr. Sulistyo, Senin (18/5/2026).

Selain itu, performa produksi daging menjadi faktor penting. Sapi dengan paha tebal dan berisi, punggung lebar, serta jarak kaki belakang yang lebar menunjukkan perototan yang baik sehingga menghasilkan lebih banyak daging. Volume tubuh juga perlu diperhatikan, seperti dada yang dalam dan lebar, badan panjang, serta rusuk melengkung yang menandakan kapasitas produksi daging tinggi.

Struktur tubuh yang baik ditandai dengan punggung lurus dan kaki tegak serta kokoh. Kondisi tersebut mendukung pertumbuhan optimal hewan. Pembeli juga dianjurkan mengecek bobot asli dan Body Condition Score (BCS) atau tingkat kondisi tubuh. Sapi dengan kondisi sedang hingga gemuk dinilai memiliki persentase karkas lebih tinggi, dengan estimasi karkas sekitar 50 persen dari bobot hidup dan daging sekitar 30–35 persen.

Kemudian untuk jenis sapi juga memengaruhi hasil produksi daging. Sapi Bali dikenal efisien pada bobot kecil, sedangkan sapi jenis Simental dan Limousin memiliki potensi produksi daging yang lebih besar.

Sementara itu, pada kambing dan domba, syarat syar’i juga menjadi prioritas utama. Hewan harus sehat, tidak cacat, tidak kurus, dan cukup umur. Kambing minimal berusia satu tahun, sedangkan domba minimal enam bulan atau jadza’ah.

Ciri fisik kambing atau domba dengan produksi daging tinggi dapat dilihat dari paha yang besar dan berisi serta tubuh yang tampak padat. Kondisi tubuh ideal berada pada kategori sedang hingga gemuk, namun tidak berlebihan. Bentuk tubuh yang panjang dan dalam, dada lebar, serta tulang yang tidak menonjol menjadi indikator kualitas yang baik.

Terdapat pula perbedaan karakteristik antara kambing dan domba. Kambing lebih tahan terhadap cuaca panas, namun relatif lebih rentan terhadap penyakit kulit. Sementara domba lebih tahan terhadap skabies dan cocok dipelihara di daerah dingin.

Secara umum, masyarakat disarankan membeli hewan kurban dari penjual terpercaya dan memastikan hewan dipelihara dengan baik sebelum dijual. “Pembeli juga diimbau tidak hanya terpaku pada tampilan fisik, tetapi lebih fokus pada kesehatan dan potensi produksi daging hewan kurban,” imbuhnya. HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa saja kriteria memilih sapi kurban yang sehat?

Sapi kurban harus memenuhi syarat syar’i, sehat, tidak cacat, tidak kurus, dan cukup umur minimal dua tahun, yang dapat dikenali dari pergantian gigi atau poel. Lihat di artikel

Bagaimana cara mengenali sapi dengan produksi daging tinggi?

Sapi dengan paha tebal dan berisi, punggung lebar, serta jarak kaki belakang yang lebar menunjukkan perototan yang baik sehingga menghasilkan lebih banyak daging. Lihat di artikel

Berapa usia minimal kambing dan domba untuk kurban?

Kambing minimal berusia satu tahun, sedangkan domba minimal enam bulan atau jadza’ah, selain harus sehat, tidak cacat, dan tidak kurus. Lihat di artikel

Apa saran umum saat membeli hewan kurban?

Masyarakat disarankan membeli hewan kurban dari penjual terpercaya, memastikan hewan dipelihara dengan baik, dan fokus pada kesehatan serta potensi produksi daging. Lihat di artikel