Program Studi D3 Perpustakaan UNS menggelar Pengabdian kepada Masyarakat pada 25-26 Juni 2026 di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi preservasi informasi bagi pengelola informasi lokal melalui materi dan praktik.
UNS — Program Studi (Prodi) D3 Perpustakaan Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Peningkatan Kompetensi Preservasi Berbasis Kearifan Lokal bagi Pengelola Informasi di Kota Surakarta” pada Rabu–Kamis (25–26/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta ini merupakan hasil kolaborasi antara Prodi D3 Perpustakaan UNS, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta, serta berbagai pengelola informasi di Kota Surakarta.
Tim pengabdian terdiri atas dosen Prodi D3 Perpustakaan UNS, yaitu Katrin Setio Devi, M.Hum. selaku ketua, bersama Zahrina Roseliana Mazidah, S.Hum., M.Hum.; Bachrul Ilmi, S.Ptk., M.Hum.; Rr. Iridayanti Kurniasih, S.Hum., M.IP.; Nurlistiani, S.Sos., M.A.; Siti Nurkamilah, S.IP., M.IP.; dan Rahmat Setiawan Saefullah, S.S., M.I.Kom. Kegiatan ini juga melibatkan enam Mahasiswa sebagai pembantu pelaksana, yakni Inni Rusydiana Shafira, Julia Sulistyawati, Alief Yahya Habibillah, Raden Rifqi Abista Kusuma, Imelda Putri Purnamasari, dan Latifah Tuksadiyah.
Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan ini, yang berasal dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta, Perpustakaan Masjid Agung Surakarta, Pura Mangkunegaran, Sasana Pustaka Keraton Surakarta, Perpustakaan Serengan, Perpustakaan Sumber, dan Perpustakaan Gandekan.
Dalam sambutannya, Ketua Pengabdian kepada Masyarakat, Katrin Setio Devi, M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi preservasi informasi bagi para pengelola informasi di Kota Surakarta.
“Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi untuk memperkuat kompetensi preservasi informasi sehingga koleksi perpustakaan maupun naskah kuno dapat terus dijaga dan dilestarikan. Peserta akan memperoleh materi sekaligus praktik mengenai penjilidan, enkapsulasi, mending, pembuatan portepel, dan digitalisasi. Harapannya, seluruh pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di instansi masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta, Heny Ermawati, S.H., M.Hum., mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara UNS dan Dispersip Surakarta.



“Program Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat baik. Dispersip Surakarta masih membutuhkan dukungan dari akademisi maupun praktisi untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini hingga selesai dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di tempat kerja masing-masing,” tuturnya.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh materi sekaligus praktik langsung mengenai berbagai teknik preservasi koleksi perpustakaan dan naskah kuno. Pada hari pertama, materi penjilidan disampaikan oleh Rr. Iridayanti Kurniasih, S.Hum., M.IP., yang dilanjutkan dengan praktik bersama Bachrul Ilmi, S.Ptk., M.Hum. Selanjutnya, materi enkapsulasi dan mending disampaikan oleh Zahrina Roseliana Mazidah, S.Hum., M.Hum., dengan pendampingan praktik oleh Nurlistiani, S.Sos., M.A.
Pada hari kedua, Katrin Setio Devi, M.Hum., menyampaikan materi pembuatan portepel naskah yang kemudian dipraktikkan bersama Siti Nurkamilah, S.IP., M.IP. Sesi terakhir membahas digitalisasi koleksi yang dipandu oleh Rahmat Setiawan Saefullah, S.S., M.I.Kom.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, khususnya saat sesi praktik. Berbagai pertanyaan dan diskusi muncul terkait teknik preservasi yang sesuai untuk menjaga koleksi perpustakaan maupun naskah kuno yang dikelola oleh masing-masing institusi.
Melalui kegiatan ini, Prodi D3 Perpustakaan UNS berharap para pengelola informasi di Kota Surakarta semakin memahami pentingnya preservasi sebagai upaya menjaga akses informasi sekaligus melestarikan warisan budaya lokal.
Selain meningkatkan kompetensi teknis di bidang preservasi, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan berbagai lembaga pengelola informasi di Kota Surakarta.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang preservasi informasi yang berkelanjutan. HUMAS UNS
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa tujuan utama kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan Prodi D3 Perpustakaan UNS?
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi preservasi informasi bagi para pengelola informasi di Kota Surakarta agar koleksi perpustakaan dan naskah kuno dapat dijaga. Lihat di artikel
Siapa saja yang menjadi peserta dalam kegiatan peningkatan kompetensi preservasi ini?
Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan ini, berasal dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta, Perpustakaan Masjid Agung Surakarta, Pura Mangkunegaran, dan lainnya. Lihat di artikel
Materi dan praktik apa saja yang diberikan kepada peserta?
Peserta memperoleh materi dan praktik mengenai penjilidan, enkapsulasi, mending, pembuatan portepel, dan digitalisasi koleksi. Lihat di artikel
Bagaimana tanggapan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta terhadap kegiatan ini?
Kepala Dinas mengapresiasi kerja sama UNS dan Dispersip Surakarta, serta berharap peserta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di tempat kerja. Lihat di artikel



















