Secara Bertahap, UNS Gantikan Kendaraan Operasional Konvensional dengan Kendaraan Listrik

Secara Bertahap, UNS Gantikan Kendaraan Operasional Konvensional dengan Kendaraan Listrik

UNS Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kampus berkelanjutan melalui program Green Campus. Salah satu langkah nyata yang kini tengah dijalankan adalah penggantian kendaraan operasional berbahan bakar fosil dengan kendaraan listrik secara bertahap.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari transformasi sistem transportasi internal kampus yang lebih ramah lingkungan, sekaligus upaya mengurangi jejak karbon dari aktivitas operasional harian.

Direktur Direktorat Keuangan, Aset, dan Umum UNS, Taufiq Arifin, S.E., M.Sc., Ph.D, Ak, menegaskan bahwa penggunaan kendaraan listrik menjadi bagian dari strategi besar Universitas untuk mendukung target nasional net-zero emission serta peningkatan skor pada pemeringkatan kampus hijau dunia, UI GreenMetric.

“Sebagai institusi pendidikan, kami memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menjadi teladan dalam aksi nyata terhadap keberlanjutan,” ujar Taufiq Arifin, Jumat (29/8/2025).

UNS tidak hanya menambah armada kendaraan berbasis hybrid, tetapi juga mengambil langkah inovatif dengan mengonversi sepeda motor lama menjadi sepeda motor listrik. Konversi ini menjadi bagian dari strategi efisiensi dan pemanfaatan aset yang ada, sekaligus mendukung kebijakan pengurangan emisi karbon.

“Mobil listrik memang ideal, tetapi infrastruktur pendukungnya belum sepenuhnya siap. Karena itu, kita mulai dulu dengan kendaraan hybrid dan konversi sepeda motor, sambil secara bertahap membangun ekosistem menuju kendaraan listrik sepenuhnya. Semua ini merupakan bagian dari komitmen UNS untuk mengurangi emisi dan menjadi kampus berkelanjutan,” ujar Taufiq Arifin.

Kendaraan hasil konversi dan armada hybrid akan difungsikan untuk mendukung operasional harian kampus, seperti antar jemput staf, pengawasan fasilitas, serta keperluan logistik dan administrasi. Penggantian unit kendaraan lama dilakukan secara bertahap, mengikuti siklus pengadaan serta kemampuan anggaran, dengan prinsip efisiensi dan keberlanjutan sebagai prioritas utama. HUMAS UNS