UNS – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memiliki komitmen untuk menciptakan lingkungan akademik yang ramah kesehatan mental dengan mendirikan sebuah layanan konseling mahasiswa. Layanan tersebut diresmikan dengan nama “Sasmita Jiwa” pada Jumat (7/2/2025) di Ruang Indraprasta UNS Inn. Sebelumnya, Sasmita Jiwa mulai diperkenalkan saat soft launching pada November tahun kemarin.
Grand Launching Layanan Konseling Mahasiswa Sasmita Jiwa UNS ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., didampingi oleh Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Joko Sutrisno, M.P.; Sekretaris Direktur Direktorat Kemahasiswaan, Danang Tomi Harjanto, S.Sos.; dan Kepala Sub Direktorat Layanan Konseling Mahasiswa UNS, Berliana Widi Scarvanovi, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
“Acara ini menandai komitmen UNS dalam menciptakan lingkungan akademik yang peduli kesehatan mental. Poin tersebut juga menjadi salah satu nilai plus dalam akreditasi. Sasmita Jiwa juga menyediakan konselor dan pendamping akademik yang siap membantu mengatasi keresahan mahasiswa, baik mengenai permasalahan akademik, sosial, maupun pribadi. Harapan kami, UNS bisa memberikan layanan terbaik. Kami turut berharap bapak ibu ikut menyebarkan kepada mahasiswa akan adanya layanan ini,” ungkap Prof. Dody dalam sambutan pembukanya.
Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Joko Sutrisno, M.P. turut menyampaikan harapannya agar keberadaan layanan konseling mahasiswa Sasmita Jiwa dapat memberikan layanan kepada mahasiswa yang membutuhkan teman curhat maupun konsultasi dengan ahli di bidang kesehatan mental.




Sasmita Jiwa UNS merupakan layanan konseling untuk mahasiswa yang dibawahi oleh Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni. Layanan ini lahir guna memberikan rasa nyaman serta diharapkan dapat meredakan keresahan mahasiswa dari permasalahan yang kompleks, baik di lingkup akademik, sosial, maupun pribadi.
Layanan Sasmita Jiwa
Kepala Sub Direktorat Layanan Konseling Mahasiswa UNS, Berliana Widi Scarvanovi, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
menjelaskan bahwa Sasmita Jiwa melayani tiga program, yaitu promotif, preventif, dan kuratif. Promotif adalah kegiatan yang bertujuan untuk mempromosikan kesehatan mental kepada mahasiswa, dapat berupa edukasi, road show, atau pembentukan agen kesehatan mental di UNS. Sedangkan program preventif bertujuan untuk mencegah masalah kesehatan mental dengan melakukan screening dan pemetaan kesehatan mental mahasiswa dan pelatihan peningkatan keterampilan konseling kepada konselor dan pembimbing akademik.
“Tujuan utama kami adalah program kuratif, yaitu kegiatan intervensi yang dilakukan untuk mengembalikan fungsi-fungsi kehidupan individu. Dibedakan menjadi dua, yaitu konseling psikologis dan Akademik. Konseling psikologi dilakukan oleh psikolog yang bertujuan membantu mahasiswa menyelesaikan permasalahan psikologis. Konseling akademik dilakukan oleh pendamping akademik bertujuan membantu mahasiswa menyelesaikan permasalahan akademik,” jelas Berliana.
Layanan Sasmita Jiwa dapat dimanfaatkan secara gratis oleh seluruh mahasiswa UNS. Saat ini, konseling dapat dilakukan setelah melakukan reservasi melalui formulir yang tersedia di laman instagram @sasmitajiwa.uns. Selanjutnya, mahasiswa akan dihubungi oleh tim Sasmita Jiwa untuk menjadwalkan sesi konseling. Konseling dapat dilakukan secara daring maupun luring, di lantai dua Gedung Kemahasiswaan dan Medical Center UNS.
Peduli mengenai kesehatan mental merupakan upaya untuk memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua orang di semua usia. Peduli kesehatan mental secara langsung mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 3 yaitu “Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan”.
HUMAS UNS



















