Usung Teknologi MFC, Tiga Mahasiswa Teknik Kimia UNS Raih Juara di CREATION Undip 2024

Usung Teknologi MFC, Tiga Mahasiswa Teknik Kimia UNS Raih Juara di CREATION Undip 2024
Usung Teknologi MFC, Tiga Mahasiswa Teknik Kimia UNS Raih Juara di CREATION Undip 2024

UNS— Tiga Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Kimia Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang Chemical Engineering Fair and Competition (CREATION) 2024 yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro (Undip) Minggu (17/10/2024). Tim UNS yang diwakili oleh Dannia Firstia, Sarasayu Annissa Dewanti, dan Werna Ramadhan dengan inovasi berbasis teknologi Microbial Fuel Cell (MFC) berhasil meraih Juara 3 dalam kategori Chemical Engineering Research Competition (CERCo)

Perwakilan UNS maju dengan tema “Harnessing Microbial Fuel Cell (MFC) Technology from Liquid POME Waste for Power Generation to Promote Energy Self-Sufficiency and Sustainability”.

Tim mengembangkan teknologi MFC untuk mengubah limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent atau POME) menjadi energi listrik. Teknologi ini memanfaatkan aktivitas bakteri untuk mengolah limbah cair menjadi sumber energi yang dapat digunakan kembali, sekaligus mengurangi dampak lingkungan.

“Inovasi ini didasarkan pada kebutuhan untuk mengolah limbah POME, yang merupakan salah satu limbah industri sawit terbesar di Indonesia, menjadi energi terbarukan yang efisien. Sistem MFC yang kami kembangkan dirancang untuk mendukung keberlanjutan energi dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” jelas Werna, salah satu anggota tim kepada uns.ac.id, Senin (18/11/2024).

CREATION Undip 2024 merupakan kompetisi bergengsi yang melibatkan seleksi full paper secara daring, dilanjutkan dengan presentasi final secara langsung di Kampus Undip, Semarang. Pada tahap akhir, tim UNS memaparkan penelitian mereka di depan panel juri yang terdiri dari pakar akademisi dan industri. Tahun ini, CREATION Undip mengusung tema “Green Industry Transformation: Leading the Way to a Sustainable and Environmentally-Friendly Future” dan diikuti oleh mahasiswa Teknik Kimia dari seluruh Asia Tenggara.

Dannia Firstia menambahkan bahwa tantangan terbesar adalah memastikan kompatibilitas bakteri dan material katoda yang digunakan dalam sistem MFC. “Proses pengembangan ini melibatkan studi literatur mendalam untuk menciptakan sistem yang efisien dan aplikatif,” ujarnya.

Sarasayu Annissa Dewanti yang bertanggung jawab pada pengembangan prototype, juga menyatakan bahwa kolaborasi yang kuat di dalam tim menjadi kunci keberhasilan. “Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini dan berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan untuk mendukung transisi energi yang berkelanjutan,” tambah Werna.

Prestasi ini menunjukkan bahwa FT UNS memiliki kapasitas untuk bersaing di level nasional dan regional, serta mampu menghadirkan solusi inovatif untuk masalah-masalah mendesak di bidang energi dan lingkungan.

Dengan keberhasilan ini, Tim UNS berharap dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi pada pengembangan teknologi berkelanjutan. “Kami berharap penelitian ini dapat menjadi langkah awal untuk pemanfaatan limbah POME secara lebih luas dan mendukung kemandirian energi Indonesia,” tutup Werna.

Inovasi berbasis teknologi MFC ini menegaskan komitmen UNS dalam mendorong solusi berbasis sains untuk masa depan industri yang lebih hijau dan berkelanjutan. Kompetisi CREATION 2024 menjadi bukti nyata potensi generasi muda dalam membawa perubahan positif bagi masyarakat dan lingkungan. HUMAS UNS