SOLO – Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kembali membuka Program S-1 Transfer Non-Kependidikan. Dengan berlakunya kebijakan tersebut, terdapat sebanyak 21 program studi (Prodi) D-III di UNS yang membuka kembali Program Transfer.

Pembukaan kembali Program S-1 Transfer dari Program Diploma tidak bertentangan dengan Undang-Undang No. 12 tahun 2012. Hal itu diperbolehkan oleh Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dalam rangka untuk meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) dan pemerataan akses memperoleh pendidikan tinggi.

“Pelaksanaaan seleksinya dilakukan dalam dua tahap. Pertama, Ujian Tulis yang berisi Tes Potensi Akademik dan Bahasa Inggris. Lalu yang kedua berupa matrikulasi,” kata Rektor UNS Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS. saat jumpa pers di ruang sidang I gedung Rektorat kampus setempat, Selasa (11/12/2012) siang.

Dia menjelaskan, pada tahapan seleksi penerimaan mahasiswa baru Program Transfer, lulusan Diploma memiliki 110 satuan kredit semester (SKS). Namun, yang diakui hanya 80 SKS. Selain itu, calon mahasiswa juga harus lulus matrikulasi yang dilakukan selama 1 semester.

Untuk lulus jadi Sarjana, lanjut Ravik, mahasiswa Program Transfer harus menempuh sebanyak 140 SKS. Sehingga, dengan menghitung capaian SKS pada Program Diploma, mahasiswa harus memenuhi sisanya sebanyak 60 SKS. “Jadi mahasiswa nanti harus menempuh sebanyak 60 SKS atau setara dengan 4 semester,” jelasnya.

Ravik Karsidi menambahkan, Program S-1 Transfer mulai berlaku pada tahun 2013 dan bisa diikuti oleh semua lulusan Diploma tanpa ada batasan usia maksimal.[]