Refleksi Daron Acemoglu, Peraih Nobel Tahun 2024 tentang AI, Inklusivitas, dan Masa Depan Manusia di 50 Tahun UNS

Refleksi Daron Acemoglu Peraih Nobel Tahun 2024 tentang AI Inklusivitas dan Masa Depan Manusia di 50 Tahun UNS

Webinar internasional ‘Meet the Mind’ menghadirkan Peraih Nobel Ekonomi 2024, Prof. Daron Acemoglu, sebagai bagian dari perayaan Dies Natalis ke-50 UNS. Acemoglu membahas AI, inovasi, dan masa depan kesejahteraan global, menekankan pentingnya institusi inklusif untuk kemajuan bersama.

UNS — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menegaskan kiprahnya di panggung global melalui penyelenggaraan webinar internasional Meet the Mind: Nobel Laureate Series yang menghadirkan ekonom terkemuka dunia sekaligus Peraih Nobel Ekonomi 2024, Prof. Daron Acemoglu. Kegiatan ini menjadi bagian istimewa dalam rangkaian perayaan Dies Natalis ke-50 UNS.

Webinar yang digelar secara daring tersebut diikuti lebih dari 1.500 peserta dari 31 negara yang berasal dari kawasan Asia, Eropa, Afrika, Australia, hingga Amerika. Antusiasme peserta dari berbagai belahan dunia menunjukkan besarnya relevansi isu yang dibahas sekaligus semakin kuatnya posisi UNS sebagai ruang perjumpaan gagasan dan pertukaran akademik internasional.

Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan kehormatan atas kehadiran Prof. Daron Acemoglu di tengah sivitas akademika UNS dan peserta global. Menurutnya, momentum ini bukan sekadar perayaan ulang tahun universitas, tetapi juga peneguhan komitmen UNS untuk terus menghadirkan ilmu pengetahuan yang berdampak bagi masyarakat luas.

“Di usia ke-50 tahun, UNS tidak hanya merayakan capaian, tetapi juga menegaskan kembali komitmen untuk memajukan pengetahuan yang bermakna, memperkuat institusi yang inklusif, serta menyiapkan pemimpin masa depan yang mampu memahami hubungan kompleks antara teknologi, kebijakan, dan masyarakat,” terang Rektor UNS.

Dalam paparannya, Prof. Daron Acemoglu mengangkat tema besar mengenai perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), arah inovasi, produktivitas, hingga masa depan kesejahteraan global. Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi tidak bersifat netral, melainkan sangat dipengaruhi oleh bagaimana masyarakat merancang, mengatur, dan memanfaatkannya.

Prof. Acemoglu menjelaskan bahwa teknologi dapat menjadi kekuatan besar untuk memperluas kesempatan, meningkatkan produktivitas, dan mendorong kemajuan bersama. Namun di sisi lain, tanpa tata kelola yang tepat, teknologi juga berpotensi memperdalam kesenjangan sosial serta memusatkan kekuasaan pada segelintir pihak.

Ia juga menyoroti pentingnya institusi yang inklusif, yaitu institusi yang membuka partisipasi, mendorong inovasi, dan menghadirkan manfaat secara luas. Sebaliknya, institusi yang eksklusif atau ekstraktif cenderung menciptakan ketimpangan dan menghambat kemajuan jangka panjang.

Dalam sesi tersebut, Prof. Acemoglu turut mengulas perubahan dunia kerja akibat otomatisasi, perlunya model bisnis yang berorientasi pada kepentingan publik, hingga pentingnya kolaborasi antara manusia dan teknologi. Menurutnya, masa depan terbaik bukanlah ketika mesin menggantikan manusia, melainkan ketika teknologi memperkuat kemampuan manusia untuk berkarya dan berinovasi.

Diskusi yang berlangsung hangat dan inspiratif ini memberikan wawasan berharga bagi Mahasiswa, dosen, peneliti, pembuat kebijakan, serta masyarakat umum mengenai tantangan dan peluang di era transformasi digital.

Melalui forum internasional ini, UNS kembali menunjukkan perannya sebagai perguruan tinggi yang terbuka terhadap gagasan besar dunia, aktif membangun jejaring global, dan konsisten menghadirkan ruang belajar yang relevan dengan perkembangan zaman.

Perayaan setengah abad UNS pun menjadi semakin bermakna, tidak hanya mengenang perjalanan panjang institusi, tetapi juga menatap masa depan dengan optimisme, kolaborasi, dan semangat untuk terus memberi kontribusi bagi Indonesia serta dunia. HUMAS UNS

Pertanyaan Umum (FAQ)

Siapa pembicara utama dalam webinar internasional ‘Meet the Mind’ di UNS?

Pembicara utama adalah ekonom terkemuka dunia sekaligus Peraih Nobel Ekonomi 2024, Prof. Daron Acemoglu. Lihat di artikel

Apa tema utama yang dibahas oleh Prof. Daron Acemoglu di UNS?

Prof. Daron Acemoglu mengangkat tema besar mengenai perkembangan kecerdasan buatan (AI), arah inovasi, produktivitas, hingga masa depan kesejahteraan global. Lihat di artikel

Bagaimana Prof. Acemoglu memandang peran teknologi dalam masyarakat?

Ia menekankan bahwa teknologi dapat memperluas kesempatan dan mendorong kemajuan, namun tanpa tata kelola yang tepat, berpotensi memperdalam kesenjangan sosial. Lihat di artikel

Apa yang dimaksud dengan institusi inklusif menurut Prof. Acemoglu?

Institusi inklusif adalah institusi yang membuka partisipasi, mendorong inovasi, dan menghadirkan manfaat secara luas, sebaliknya institusi eksklusif menciptakan ketimpangan. Lihat di artikel

Refleksi Daron Acemoglu  Peraih Nobel Tahun 2024 tentang AI  Inklusivitas  dan Masa Depan Manusia di 50 Tahun UNS
Refleksi Daron Acemoglu  Peraih Nobel Tahun 2024 tentang AI  Inklusivitas  dan Masa Depan Manusia di 50 Tahun UNS
Refleksi Daron Acemoglu  Peraih Nobel Tahun 2024 tentang AI  Inklusivitas  dan Masa Depan Manusia di 50 Tahun UNS