UNS— Dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang tergabung dalam Grup Riset Pusat Studi Pendampingan Koperasi dan UMKM (PSP-KUMKM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan yang merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) UNS tahun 2024 ini mengambil judul Pengembangan Rintisan Desa Wisata “Jatisari Edupark”.
Tim ini terdiri dari Dr. If Bambang Sulistyono, S.K.,M.T. sebagai ketua dengan anggota Prof. Dr. Ir. Heru Irianto, M.M. dan Ir. Aktavia Herawati, SP., M.Sc. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Wisata Jatisari Edupark, alamat mitra di Desa Jatisari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, dengan penanggung jawab Teguh Subroto.
Dr. If Bambang Sulistyono, S.K.,M.T. mengatakan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam 2 tahapan, pertama pada tanggal 17 Mei 2024 dan tahap ke 2 pada tanggal 20 Juni 2024. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat Desa Wisata “Jatisari Edupark” yaitu untuk mengatasi permasalahan mitra. Permasalahan tersebut diantaranya karena jumlah kunjungan wisatawan masih terbatas, mengingat tempat wisata ini masih terasa panas dan dirasa kurang nyaman. Kedua, karena daya tarik rintisan desa wisata “Jatisari Edupark” masih kurang sehingga belum tersedia peralatan outbound sesuai potensi yang ada. Kemudian landscape masih kurang menarik untuk spot foto dan kurangnya promosi di media sosial.


Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tim pengabdi melaksanakan beberapa kegiatan dan introduksi teknologi ke mitra, yaitu dengan penanaman tanaman peneduh yang siap dijadikan naungan di sepanjang jalan di Kawasan Jatisari Edupark. “Tanaman peneduh yang dipilih merupakan tanaman peneduh yang indah, cepat tumbuh, dan mampu memberikan kenyamanan wisatawan,” terang Dr. If Bambang kepada uns.ac.id, Kamis (11/7/2024).
Kedua, introduksi peralatan outbound yang mampu menarik wisatawan yang disesuaikan dengan potensi setempat. Ketiga dengan mempercantik lokasi wisata dengan landscape tanaman bunga. Pembuatan landscape tanaman bunga di spot foto dapat mempercantik lingkungan dan membuat wisatawan nyaman. Lalu membentuk tim promosi dan membuat konten-konten promosi yang diupdate di media sosial.
Dr. If Bambang menambahkan, untuk luaran dari kegiatan pengabdian ini yaitu satu artikel publikasi dalam Jurnal Kumawula terindeks sinta 4, satu artikel yang dipublikasikan dalam media online, satu video kegiatan yang didaftarkan Haki dan peningkatan jumlah kunjungan setiap bulannya,” pungkas Dr. If Bambang.
HUMAS UNS
Redaktur: Dwi Hastuti



















