UNS— Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menerima kunjungan benchmarking dari LSP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Rombongan diterima langsung oleh Ketua LSP UNS, Prof. Dr. Ir. Endang Yuniastuti, M.Si. didampingi Prof. Dr. Ir. Eka Handayanta, M.P.,IPU, ASEAN. Eng., Selasa (29/10/2024) di Ruang Sidang I Gedung dr. Prakosa UNS.
Prof. Endang mengucapkan selamat datang dan berterima kasih atas kunjungan dari LSP Universitas Lambung Mangkurat. “Dengan kegiatan benchmarking ini, selain tujuan pokok dari LSP Universitas Lambung Mangkurat dapat terpenuhi, kedua belah pihak dapat saling belajar memberi dan menerima dengan keunggulan-keunggulan dari masing-masing Lembaga,” terang Prof. Endang.
Acara dilanjutkan perkenalan dan penyampaian maksud serta tujuan dari Direktur LSP Universitas lambung Mangkurat, Prof. Dr. Suratno, M.Pd. Tujuan Universitas Lambung Mangkurat adalah untuk memperoleh informasi mengenai tata kelola organisasi, Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) serta sistem pelayanan di LSP UNS baik administrasi maupun keuangan. Adapun rombongan terdiri dari 15 orang, yang terdiri dari Pengurus LSP, Perwakilan Asesor, para Kepala Biro, Koordinator Akademik dan Keuangan serta staf pendukung.


Berkenaan dengan hal tersebut, Prof. Dr. Ir. Endang Yuniastuti, M.Si., terlebih dahulu memaparkan secara umum tentang LSP UNS mulai terbentuk tahun 2020 sampai dengan perkembangannya di tahun 2024 ini. Dalam Pengelolaan, LSP UNS dibawah Rektor sebagai pengarah dan LSP UNS berada dalam lingkup bidang I (Akademik dan Penelitian). Terdapat 54 skema yang telah dimiliki LSP UNS, dan saat ini proses pengajuan 41 skema baru. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Ir. Eka Handayanta, M.P.,IPU, ASEAN. Eng. juga memaparkan pengalaman beliau dalam awal terbentuknya LSP maupun terkait administrasi dan keuangan.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur LSP Universitas lambung Mangkurat, Prof. Dr. Suratno, M.Pd. juga mengungkapkan bahwa baru kurang lebih 3 minggu yang lalu, lisensi turun. Pada saat ini baru memiliki 3 skema dan 24 asesor. Saat ini tengah proses pengajuan 16 skema baru ke Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Disini, beliau juga ingin mengetahui komunikasi yang baik dengan BNSP, informasi tentang pemilihan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang tepat dan bentuk sosialisasinya kepada prodi-prodi. Begitu juga kelancaran proses Recognition Current Competency (RCC) bagi para asesor nanti. Sebagaimana diungkapkan beliau, pada saat ini di Universitas Lambung Mangkurat ada kurang lebih 68 prodi, harapannya satu prodi satu skema.
Diskusi berlangsung sangat interaktif antara peserta dari Universitas Lambung Mangkurat dengan pengurus LSP UNS. Prof. Endang juga menekankan bahwa komunikasi itu penting, agar pesan dari LSP sampai ke prodi di masing-masing fakultas/sekolah. “Selama hampir 2 bulan ini, tiap hari Senin LSP UNS mengadakan roadshow sosialisasi tentang LSP UNS ke masing-masing fakultas/sekolah. Harapannya dengan pendekatan langsung ke masing-masing fakultas/sekolah, visi, misi, tujuan LSP dapat tercapai dengan optimal,” pungkas Prof. Endang.
HUMAS UNS



















