UNS – Lima tim dikukuhkan sebagai juara dalam Kompetisi Nasional Rencana Bisnis Berkelanjutan 2025. Ini merupakan kompetisi yang diinisiasi oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia. Ajang tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk menawarkan ide bisnis berorientasi ekspor yang berkelanjutan.
Babak final digelar pada Senin (16/6/2025) secara daring dengan presentasi dan tanya jawab di hadapan dewan juri. Setelah melalui penilaian ketat di babak final, PT Export Tani Nusantara dari Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil meraih Juara 1. Juara 2 diraih oleh Inovator Terbaik Bangsa dari Institut Teknologi Bandung (ITB), sedangkan posisi Juara 3 ditempati Laddy Buggy dari UNS. Sementara itu, ECENGTRIV dan SERANTHA masing-masing meraih Juara Harapan 1 dan 2. Pengumuman ini disampaikan melalui akun instagram resmi FISIP UNS, Jumat (20/6/2025).
Kompetisi yang berlangsung sejak Maret hingga Juni 2025 ini diikuti oleh 140 proposal mahasiswa dari 17 provinsi di Indonesia. Setelah melalui tahapan seleksi administrasi, sebanyak 72 proposal dinyatakan lolos ke tahap penilaian substansi. Dari hasil penilaian tersebut, terpilih 20 proposal terbaik untuk melaju ke babak penyisihan.
Pada tahap penyisihan, masing-masing tim diminta membuat video singkat berdurasi empat menit berisi penjelasan ide bisnis mereka. Penilaian dilakukan oleh juri internal FISIP UNS dan juri eksternal dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengembangan Ekspor Nasional, Kemendag RI. Dari tahap ini, dipilih lima tim terbaik untuk melanjutkan ke babak final.
Ketua Panitia Kompetisi, Firya Qurratu’ain Abisono, S.I.P., M.A., menyampaikan apresiasinya atas antusiasme peserta dan kualitas ide bisnis yang diusung. Menurutnya, kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga sebagai sarana kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung ekspor nasional. Firya juga menegaskan bahwa semua tim finalis berhasil menghadirkan konsep bisnis yang selaras dengan prinsip keberlanjutan.
“Kelima tim (finalis) tersebut berhasil menonjolkan ide bisnis yang tidak hanya kreatif dan visioner, tetapi juga memiliki nilai keberlanjutan yang kuat dan berpotensi mendukung penguatan ekspor nasional berbasis potensi lokal,” ungkap Firya kepada uns.ac.id, Senin (23/6/2025).
Kompetisi ini menjadi salah satu implementasi kerja sama strategis antara FISIP UNS dan Kementerian Perdagangan RI dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Tidak hanya sekadar perlombaan, kegiatan ini juga diharapkan berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. Menurutnya, penguatan kapasitas mahasiswa dalam bidang kewirausahaan ekspor menjadi langkah strategis untuk mendorong transformasi ekonomi nasional.
Kompetisi ini juga dirancang untuk mendukung lima tujuan SDGs, di antaranya tujuan tanpa kemiskinan, kesetaraan gender, pertumbuhan ekonomi, inovasi, serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Firya berharap kompetisi ini menjadi pemantik lahirnya lebih banyak bisnis berbasis potensi lokal yang mampu bersaing di pasar global.
“Melalui kolaborasi antara FISIP UNS dan Kementerian Perdagangan RI, diharapkan lahir wirausahawan muda yang tangguh, adaptif terhadap perubahan, serta memiliki visi global. Generasi baru ini diharapkan mampu mendorong transformasi ekonomi nasional menuju arah yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan,” ujar Firya.
Melalui kolaborasi antara akademisi dan pemerintah, FISIP UNS terus berkomitmen menciptakan ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan. Keberhasilan penyelenggaraan kompetisi ini diharapkan dapat berlanjut pada tahun-tahun mendatang, dengan jangkauan peserta yang semakin luas dan gagasan bisnis yang semakin inovatif.
Humas UNS



















