UNS – Dalam rangkaian konferensi AppliedHE Xchange 2025, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sebagai co-host membawa diskusi strategis mengenai kemitraan antara perguruan tinggi dan dunia industri. Salah satu sesi penting adalah presentasi oleh Prof. Kevin Downing, Sekretaris Dewan dan Profesor di City University of Hong Kong di InterContinental Bali, Senin (24/2/2025). Dalam agenda tersebut, beliau membahas tema “Partnering with Industry: Opportunities and Pitfalls“.
Prof. Downing memaparkan berbagai alasan mengapa perguruan tinggi perlu membangun kemitraan dengan sektor industri. Salah satu alasan utama adalah untuk membuka peluang penelitian yang berorientasi pada tantangan nyata, memberikan akses pada data dan teknologi baru, serta memperluas keterampilan baik bagi akademisi maupun mahasiswa. Menurutnya, kolaborasi semacam ini memberikan manfaat besar tidak hanya bagi universitas, tetapi juga bagi perusahaan dan mahasiswa.
“Kemitraan dengan industri membuka peluang bagi akademisi untuk penelitian berbasis data nyata dan pengembangan teknologi baru. Sementara mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja langsung dan kesempatan magang. Bagi industri, kolaborasi ini membantu mengurangi risiko investasi riset, meningkatkan performa bisnis, dan memperluas kompetensi melalui keahlian akademik,” terang Prof. Downing.
Namun, Prof. Downing juga menyoroti berbagai tantangan dan risiko dalam membangun kemitraan ini. Ia menjelaskan bahwa perbedaan mendasar antara perguruan tinggi dan industri, seperti sumber pendanaan dan fokus tata kelola, dapat menjadi kendala.

“Perguruan tinggi harus mempertimbangkan persepsi publik dalam pengelolaan dana, sementara industri fokus pada kepatuhan finansial dan hukum. Oleh karena itu, kolaborasi keduanya harus didasari tata kelola yang baik dan proses due diligence yang menyeluruh, yaitu pertimbangan menyeluruh untuk memastikan segala aspek suatu kerja sama, transaksi, atau keputusan bisnis sudah dipahami dengan baik sebelum dilakukan,” tambahnya.
Dalam presentasinya, Prof. Downing memberikan contoh sukses kolaborasi antara City University of Hong Kong dan sektor industri melalui program pengembangan produk susu premium yang melibatkan mahasiswa dalam operasional bisnis. Contoh ini menunjukkan bagaimana kemitraan yang dirancang dengan baik dapat membawa manfaat signifikan bagi semua pihak yang terlibat.
Melalui konferensi ini, UNS menegaskan kembali perannya sebagai institusi yang mendorong kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. Sebagai partner kolaborasi terselenggaranya AppliedHE Xchange 2025, UNS tidak hanya memfasilitasi dialog strategis, tetapi juga menjadi teladan dalam menciptakan hubungan sinergis yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Konferensi ini memperkuat komitmen UNS untuk terus berinovasi dan beradaptasi dalam menghadapi tantangan global di masa depan.
HUMAS UNS



















