FISIP UNS Menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan FISIP UB

FISIP UNS Menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan FISIP UB

UNS — Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan FISIP Universitas Brawijaya (UB) Malang. Penandatanganan PKS dilakukan secara luring di sela-sela acara kunjungan FISIP UB ke FISIP UNS bertempat di Ruang Seminar FISIP UNS, Rabu (22/6/2022).

Dalam penandatanganan PKS tersebut dilakukan oleh Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Kerjasama, Bisnis dan Informasi FISIP UNS, Dr. Kristina Setyowati, M.Si. dengan didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FISIP UNS, Dra. Prahastiwi Utari, M.Si, Ph.D. dan Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Logistik FISIP UNS, Dr. Ahmad Zuber, S.Sos, DEA. Sedangkan dari FISIP UB dilakukan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP UB, Dr.rer.pol. Muhammad Faishal Aminuddin, S.S, M.Si.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FISIP UNS, Dra. Prahastiwi Utari, M.Si, Ph.D. mengucapkan selamat datang kepada rombongan dari FISIP UB. “Kami dari FISIP UNS mengucapkan selamat datang kepada bapak/ibu dari FISIP UB. Semoga acara diskusi dan juga PKS antara FISIP UNS dengan FISIP UB ini dapat bermanfaatkan untuk kedua belah pihak,” terang Prahastiwi Utari.

Prahastiwi Utari berharap semoga dengan kerja sama ini dapat mendukung masing-masing fakultas untuk mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU).

Sedangkan Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP UB, Dr.rer.pol. Muhammad Faishal Aminuddin, S.S, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan bahwa FISIP UB ini termasuk fakultas baru di lingkungan UB. “Sehingga kami butuh belajar banyak dengan senior dalam hal ini FISIP UNS. Kami butuh berkolaborasi supaya dapat memberikan kontribusi dan kemanfaatan untuk masyarakat. Terlebih setelah ditetapkannya UB menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), maka kami butuh belajar bagaimana mengelola fakultas di era PTNBH,” terang Dr. Faishal.

Untuk kerja sama antara FISIP UNS dengan FISIP UB, tidak hanya mencakup pada tridharma perguruan tinggi. Namun juga meliputi kemitraan untuk program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), pertukaran mahasiswa belajar, pertukaran dosen mengajar dan dosen tamu, penyelenggaraan seminar, lokakarya dan workshop, penyelenggaraan riset, konferensi, penulisan artikel ilmiah, mitra bestari dan publikasi/jurnal, penyelenggaraan pengabdian kepada masyarakat dan hak karya intelektual secara bersama, dan kegiatan lain yang disepakati oleh kedua belah pihak sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan  peraturan perundang-undangan. Kerja sama ini berlaku hingga 3 tahun sejak ditandatangani. Humas UNS

Reporter: Dwi Hastuti

FP UNS Selenggarakan ISFC Pertanian Modern dan Berkelanjutan

FP UNS Selenggarakan ISFC Pertanian Modern dan Berkelanjutan

UNS — Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan The 2nd International Smart Farming Competition (ISFC). Rangkaian kegiatan ISFC ini digelar mulai 1 Maret hingga Rabu (8/6/2022) kemarin secara daring melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting. ISFC merupakan kompetisi smart farming (pertanian presisi) tingkat internasional yang kedua kalinya telah diselenggarakan oleh FP UNS. Pada tahun 2021 acara serupa telah sukses diselenggarakan.

Acara ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-46 UNS pada tahun 2022. Dalam pertanian presisi memanfaatkan sumber daya teknologi canggih seperti big data, machine learning, kecerdasan buatan, dan Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Ketua Panitia ISFC, Muhammad Zukhrufuz Zaman, Ph.D. mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk mengajak mahasiswa lokal maupun internasional untuk berbagi ide dan inovasi cemerlangnya.

“Dalam acara Smart Farming Competition ini, Fakultas Pertanian UNS mengajak mahasiswa lokal dan internasional untuk berbagi ide dan inovasi cemerlang tentang penerapan smart farming menuju pertanian yang lebih modern dan efisien, serta mengajak anak muda untuk terjun di dunia pertanian,” ungkapnya.

Acara final ISFC telah diselenggarakan pada Rabu (8/6/2022) yang dibuka oleh Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan FP, Dr. Ir. Eka Handayanta M.P., IPU., ASEAN Eng. mewakili Dekan FP UNS, Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPM., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa tujuan kompetisi ini sejalan dengan salah satu misi FP UNS untuk memberikan pendidikan yang unggul, penelitian berkualitas tinggi, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang pertanian terpadu dan berkelanjutan.

FP UNS Selenggarakan ISFC Pertanian Modern dan Berkelanjutan

Selain itu, adanya ISFC ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran generasi muda, khususnya mahasiswa terhadap pengembangan dan inovasi pertanian di masa depan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Dalam kompetisi ini, panitia mengundang mahasiswa dalam negeri maupun luar negeri untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ISFC. Dewan juri yang terlibat yaitu Prof. Dr. Lilik Sutiarso dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Indonesia, Dr. Darius El Pebrian dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam Malaysia, dan Komariah, Ph.D. dari UNS Indonesia. Pada ajang ini, peserta kegiatan berkompetisi menciptakan inovasi yang berfokus pada pengembangan pertanian presisi guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas di sektor pertanian dengan tetap menjaga ekosistem pertanian.

Setelah melalui proses penilaian, dewan juri memutuskan para pemenang lomba yaitu juara 1 diraih oleh Muhammad Dilan Linoval dan tim yang berasal dari Universitas Brawijaya (UB), juara 2 dimenangkan oleh Muhammad Fuadi Hakimi dan tim dari UNS, juara 3 diraih Perdana Mangayu Bagyo dan tim dari UNS, juara 4 diraih oleh Muhamad Ogas Saputra dan tim dari Universitas Lampung (Unila), dan juara 5 diraih oleh Nur Afan Syarifudin dan tim dari Universitas Negeri Semarang (Unnes).

FP UNS Selenggarakan ISFC Pertanian Modern dan Berkelanjutan

Muhammad Zukhrufuz Zaman, Ph.D. selaku Ketua Panitia dalam kegiatan ISFC mengucapkan selamat kepada para pemenang.

“Selamat kepada para pemenang. Semoga kemenangan ini dapat memacu untuk lebih inovatif, kreatif, dan produktif untuk pertanian lebih modern dan berkelanjutan,” kata Zukhrufuz Zaman, Ph.D. Humas UNS

Reporter: Zalfaa Azalia Pursita
Editor: Dwi Hastuti

FP UNS Gelar Lokakarya dan Kongres II Perkumpulan Agroteknologi/Agroekoteknologi Indonesia

FP UNS Gelar Lokakarya dan Kongres II Perkumpulan Agroteknologi/Agroekoteknologi Indonesia

UNS — Panitia Dies Natalis Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan seminar nasional, Praloknas Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI), Lokakarya dan Kongres II Perkumpulan Agroteknologi/Agroekoteknologi Indonesia (PAGI). Dalam kegiatan ini, FP UNS menggandeng PAGI dan FKPTPI. Acara ini diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-46 UNS.

Kegiatan ini mengangkat tema ‘Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka Program Studi Agroteknologi’. Bertempat di Ruang Sidang II Gedung dr. Prakosa UNS, dalam lokakarya ini menghadirkan empat pembicara. Mereka yaitu Tim Ahli Kurikulum dan Pembelajaran Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dikti, Dr. Syamsul Arifin, Kepala Bagian Agronomi Research dan Development PT. Great Giant Pineapple, Dr. Priyo Cahyono, Kepala Program Studi Agroteknologi Departemen Agronomi Universitas Brawijaya, Dr. agr. Nunun Barunawati, dan Kepala Program Studi Agroteknologi FP UNS, Dr. Parjanto.

Dalam sambutannya, Prof. Hadiwiyono selaku Sekretaris Jenderal PAGI menyebutkan bahwa implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) akan menghasilkan suatu produk yang memenuhi kebutuhan masyarakat. Asalkan dijalankan dalam bentuk kolaboratif, partisipatif, dan kerja sama.

“PAGI berperan untuk menyamakan persepsi aplikasi MBKM bagi semua pengelola Prodi Sarjana maupun Magister Agroteknologi/Agroekoteknologi di perguruan tinggi di seluruh Indonesia. PAGI hadir menjawab tantangan Program Studi Agroteknologi/Agroekoteknologi menuju internasionalisasi,” tutur Prof. Hadiwiyono dalam acara yang digelar pada Kamis (19/5/2022).

Antusiasme peserta ditunjukkan dengan kehadiran dan partisipasi anggota PAGI dari perwakilan perguruan tinggi yang ada di Indonesia, seperti Universitas Sumatera Utara, Universitas Bengkulu, Universitas Siliwangi, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Hasanuddin, dan sebagainya.

Dalam pemaparan materi, Dr. Syamsul Arifin menuturkan bahwa kebijakan kampus merdeka adalah pengembangan kurikulum yang adaptif, kolaboratif, dan inovatif.

“Kualitas lulusan juga menjadi aspek, seperti presentase lulusan yang berhasil mendapatkan pekerjan yang layak, studi lanjut, dan lulusan akan menjadi wiraswasta dengan pendapatan cukup. Kemudian, presentase yang menghabiskan paling sedikit 20 SKS di luar kampus,” jelasnya.

Pembicara kedua yaitu Dr. Priyo Cahyono menyampaikan bahwa PT. Great Giant Pineapple mendukung adanya relevansi bidang-bidang agroteknologi dan agribisnis dengan kebutuhan Dunia Usaha Dan Industri (DUDI).

“PT. Great Giant Pineapple membuka kesempatan untuk magang MBKM dengan sejumlah posisi yang bisa diisi mahasiswa,” kata Dr. Priyo.

Sementara itu, Dr. Parjanto juga menjelaskan akses MBKM yang dapat diikuti oleh mahasiswa Prodi Agroteknologi UNS. Beberapa program tersebut antara lain program MBKM Dikti dan DUDI seperti pertukaran pelajar, magang bersetifikat, dan program MBKM UNS.

“Program MBKM UNS antara lain KKN membangun desa, KKN tematik, dan pengembangan kewirausahaan. Ada juga kegiatan dari prodi, yaitu pengembangan teaching factory melalui experiental learning produksi padi rojo lele di Desa Delanggu, Klaten dan budi daya hortikultura di Desa Cabeyan, Sukoharjo, dan smart hydroponic yang direkognisi 20 SKS,” ujar Dr. Parjanto selaku Kaprodi Agroteknologi FP UNS.

FP UNS Gelar Lokakarya dan Kongres II Perkumpulan Agroteknologi/Agroekoteknologi Indonesia

Dr. agr. Nunun Barunawati juga sependapat dengan Dr. Parjanto. “Dalam menghadapi globalisasi dan internasionalisasi, kemampuan mahasiswa tidak cukup satu, harus didukung dengan kemampuan lain,” tuturnya.

Setelah lokakarya usai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Kongres II PAGI oleh penasehat, pengurus, dan anggota PAGI. Humas UNS

Reporter: Bayu Aji Prasetya
Editor: Dwi Hastuti

PSD UNS Gelar Diskusi Kesiapan Pendidikan Inklusif di Indonesia

PSD UNS Gelar Diskusi Kesiapan Pendidikan Inklusif di Indonesia

UNS — Bahasan mengenai pendidikan inklusif sudah didengungkan sejak lama. Indonesia pun sudah bersiap untuk memberikan layanan inklusif di berbagai lini. Untuk membahas hal tersebut lebih jauh, Pusat Studi Difabilitas (PSD) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan webinar berskala internasional pada Sabtu (19/2/2022) melalui Zoom Cloud Meetings.

Webinar internasional tersebut mengangkat tema “Indonesian Higher Education Readiness for Facing Inclusive Education”. Melalui tema tersebut, PSD UNS yang bekerja sama dengan Asosiasi Intelektual dan Profesional (I&P) Indonesia di Belanda bersama-sama mengukur sejauh mana kesiapan Indonesia dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif bagi warga negaranya.

Kepala PSD UNS, Prof. Dr. Munawir Yusuf mengatakan bahwa pihaknya sangat antusias dalam menyelenggarakan webinar ini. Prof. Munawir berharap pihaknya dapat memperoleh berbagai pandangan dalam pelaksanaan pendidikan inklusif di negara-negara lain.

“Webinar kali ini tidak hanya diikuti oleh orang Indonesia sehingga harapan saya kita dapat bertukar pikiran dan informasi mengenai penerapan pendidikan inklusif di negara masing-masing,” ujar Prof. Munawir.

Berdasarkan penuturan Prof. Munawir pula, pendaftar webinar ini diketahui mencapai 563 peserta. Para peserta tersebut berasal dari berbagai negara di antaranya Indonesia, Malaysia, Australia, Belanda, dan Belgia.

Direktur I&P Indonesia di Belanda, Rosalyn Siburian juga senang dengan adanya webinar ini. Rosalyn mengatakan bahwa pihaknya siap menjadi penghubung antara Indonesia dan Belanda.

PSD UNS Gelar Diskusi Kesiapan Pendidikan Inklusif di Indonesia

“Mari kita bersama berupaya memfasilitasi warga negara berkebutuhan khusus. Ini adalah tantangan bersama. Semoga webinar ini dapat mencerahkan langkah kita ke depan untuk mengembangkan pendidikan berkebutuhan khusus di negara kita,” ujar Rosalyn.

Webinar selanjutnya dibuka secara resmi oleh Ketua LPPM UNS, Prof. Okid Parama Astirin. Beliau mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh PSD UNS ini.

Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho juga hadir dalam webinar yang diselenggarakan selama tiga jam ini. Prof. Jamal menjadi pembicara pembuka atau keynote speaker dalam kesempatan tersebut.

“Dalam rangka mewujudkan kampus inklusif ramah disabilitas, UNS berkomitmen membuat kampus yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua pihak,” tegasnya.

PSD UNS Gelar Diskusi Kesiapan Pendidikan Inklusif di Indonesia

Usai Prof. Jamal, beberapa pembicara menyampaikan materi mereka masing-masing. Ada empat pembicara dari empat negara yang berbeda. Keempat pembicara tersebut yakni Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR., M.S. (Rektor Universitas Brawijaya, Malang), Dr. Mulyoto Pangestu, Ph.D. (Monash University), Prof. Dr. Mohd Hanafi bin Mohd Yasin (Universiti Kebangsaan Malaysia), dan Prof. Dr. Bayu Jayawardhana (University of Groningen, Belanda). Humas UNS

Reporter: Ida Fitriyah
Editor: Dwi Hastuti

Sukseskan Program MBKM, FP UNS Gandeng UB dan Balitjestro

Sukseskan Program MBKM, FP UNS Gandeng UB dan Balitjestro

UNS — Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali memperluas jejaring kerja sama guna mewujudkan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Pada kesempatan kali ini, FP UNS menjalin kerja sama dengan Perguruan Tinggi Negeri asal Malang, Jawa Timur yaitu Universitas Brawijaya (UB). Tak tanggung-tanggung, FP UNS menjalin kerja sama dengan dua fakultas sekaligus, yaitu Fakultas Pertanian (FP) UB dan Fakultas Teknologi Pertanian UB.

Sebagai simbol terjalinnya kerja sama, ketiga dekan dari masing-masing fakultas menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). Mereka di antaranya Prof. Dr. Ir. Samanhudi, SP, M.Si, ASEAN Eng selaku Dekan FP UNS, Dr. Ir. Damanhuri, MS selaku Dekan FP UB, dan Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP yang merupakan Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UB. Penandatanganan dilakukan di UB Malang, Jawa Timur pada Kamis (25/11/2021). Acara penandatanganan tersebut juga dihadiri oleh Rektor UB dan Senat Akademik FP UNS yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Suntoro, MS.

Sukseskan Program MBKM, FP UNS Gandeng UB dan Balitjestro

Meskipun perjanjian kerja sama antara FP UNS, FP UB, dan Fakultas Teknologi Pertanian UB baru saja terjalin dalam bentuk legal formal, namun ketiga fakultas tersebut telah menjalin kerja sama sejak lama. Baik FP UNS, FP UB, maupun Fakultas Teknologi Pertanian UB pernah saling mengirimkan mahasiswa mereka untuk melakukan program pertukaran mahasiswa dan kuliah bersama sebagai upaya menyukseskan Program MBKM.

Sehari sebelum FP UNS menjalin kerja sama dengan FP UB dan Fakultas Teknologi Pertanian UB, FP UNS sudah lebih dulu menandatangani perjanjian kerja sama dengan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Sub-Tropika (Balitjestro), Rabu (24/11/2021). Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan di Balitjestro Kota Batu, Jawa Timur. Prof. Samanhudi dan Dr. Ir. Harwanto, M.Si selaku Kepala Balitjestro secara bersamaan membubuhkan tanda tangan mereka di atas surat perjanjian kerja sama tersebut.

Sukseskan Program MBKM, FP UNS Gandeng UB dan Balitjestro

Dilansir dari fp.uns.ac.id, Prof. Samanhudi mengatakan bahwa penandatanganan perjanjian kerja sama antara FP UNS dengan Balitjestro merupakan bentuk legal formal lantaran selama ini baik UNS dan Balitjestro sudah melakukan kerja sama seperti penelitian yang melibatkan dosen dan mahasiswa.

Penandatanganan perjanjian kerja sama antara FP UNS dengan ketiga pihak tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu upaya FP UNS untuk mewujudkan program MBKM dengan memperluas jangkauan kerja samanya. Humas UNS

Reporter: Alinda Hardiantoro
Editor: Dwi Hastuti