FK UNS Luluskan 37 Dokter Spesialis pada Pelepasan PPDS Periode Februari 2022

FK UNS Luluskan 37 Dokter Spesialis pada Pelepasan PPDS Periode Februari 2022

UNSFakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surkarta kembali melepas lulusan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) periode Februari 2022, Kamis (24/2/2022). Kegiatan diselenggarakan secara hybrid yang bertempat di Gedung Auditorium FK UNS dan Zoom Cloud Meeting.

Turut hadir secara langsung Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S., Dekan FK UNS Prof. Dr. dr. Reviono, Sp.P(K), para wakil dekan, Direktur RSUD Dr. Moewardi, Dr. dr. Cahyono Hadi, Sp.OG, dan Ketua IKA FK UNS.

Kegiatan pelepasan kali ini diikuti 37 peserta didik PPDS FK UNS yang berasal dari 9 Program Studi (Prodi). Hingga saat ini, FK UNS telah meluluskan sebanyak 1.479 orang dokter spesialis sejak awal berdirinya.

Berdasarkan laporan Wakil Dekan Akademik, Riset, dan Kemahasiswaan FK UNS, dr. Paramasari Dirgahayu, Ph.D, 37 orang peserta pelepasan terdiri 3 orang peserta didik Prodi Ilmu Bedah; 1 orang peserta didik Prodi Ilmu Kesehatan Telinga, Hidung, Tenggorok, Bedah Kepala, dan Leher; 10 orang peserta didik Prodi Ilmu Penyakit Dalam; 2 orang peserta didik Prodi Jantung dan Pembuluh Darah; 2 orang peserta didik Prodi Neurologi; 3 orang peserta didik Prodi Obstetri dan Ginekologi; 6 orang peserta didik Prodi Orthopedi dan Traumatologi; 6 orang peserta didik Prodi Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi; serta 4 orang peserta didik Prodi Radiologi.

Sebanyak 3 orang peserta didik yang mengikuti pelepasan merupakan penerima Beasiswa Tugas Belajar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Hingga saat ini, total terdapat 298 lulusan PPDS UNS yang menjadi penerima beasiswa tersebut.

FK UNS Luluskan 37 Dokter Spesialis pada Pelepasan PPDS Periode Februari 2022

Kegiatan pelepasan PPDS FK UNS di periode ini juga mencetak 2 lulusan terbaik. Mereka adalah Dedy Tri Wijaya, dr., Sp.PD. dan Wisnu Yudho Hutomo, dr., Sp.PD. yang sama-sama memperoleh IPK 3.89. Keduanya merupakan lulusan dari Prodi Ilmu Penyakit Dalam.

Lulusan termuda pada pelepasan PPDS FK UNS dicatatkan oleh Nur Ismi Mustika Febriani, dr., Sp.PD., dengan usia pada saat lulus 30 tahun 2 bulan. Ia merupakan lulusan Prodi Ilmu Penyakit Dalam.

Pada acara ini, para lulusan PPDS FK UNS dilepas secara langsung oleh Prof. Ahmad Yunus.

Andika Dwi Cahya, dr., Sp.P., mewakili para lulusan, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas segala bimbingan dan pengajaran yang diberikan kampus selama proses menimba ilmu. Momentum wisuda dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk merefleksikan makna kelulusan. Ia mengingatkan kepada rekan lulusan agar siap dengan amanah baru yang menanti.

“Semoga di masa yang akan datang, PPDS FK UNS semakin berkembang dan unggul dalam mencetak dokter spesialis yang andal, profesional, berakhlak mulia, serta mampu mengabdi dan membantu masyarakat luas sesuai keahlian dan keterampilan yang dimiliki,” Tutur Andika.

Dekan FK UNS, Prof. Reviono dalam sambutannya menyampaikan bahwa kelulusan ini menjadi salah satu tahapan dalam berkarir. Ia mengingatkan masih ada tahapan selanjutnya. Apapun itu pekerjaan dan tahapan karir yang bisa menjadi pilihan, para lulusan perlu untuk tanggung jawab yang menyertainya.

“Kelulusan ini belum tentu sebagai akhir. Anda akan terus mengabdi untuk negara, bangsa, dan untuk kemanusiaan,” tutur Prof. Reviono.

Prof. Ahmad Yunus yang menjadi pemberi sambutan terakhir turut berpesan agar para lulusan PPDS FK UNS memiliki peranan besar dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Perkembangan ilmu kesehatan dan teknologi yang semakin maju harus dibarengi dengan peningkatan pengetahuan para dokter spesialis. Sinergi dan kolaborasi riset menjadi bagian penting yang harus terus-menerus dilakukan.

FK UNS Luluskan 37 Dokter Spesialis pada Pelepasan PPDS Periode Februari 2022

“Kepada 37 dokter spesialis baru, saya berpesan agar tetap menjaga muruah kemuliaan profesi dokter dan menjaga nama baik almamater FK UNS,” pesan Prof. Ahmad Yunus. Humas UNS

Reporter: Rangga P.A.
Editor: Dwi Hastuti