UNS — Mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memborong penghargaan alam kompetisi internasional. Dalam kompetisi Internasional Invention Innovation Design (IID) 2021, tim dari UNS mendapat 3 gold medal, 1 silver medal, 1 best project, 1 best poster, dan 1 diamond award.
Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Asia International Conference of Art and Design (AICAD) 2021. Gold award dari tim Prodi Desain Interior berhasil disabet oleh Dinda Karina Y. dengan judul karya Natural Fiber Lamination of Mendong Plant as an Innovation to Increase Community Collaboration in Plembon Yogyakarta, Melyana Tasya dan Alana Arrum M. dengan judul Neko Pet Furniture, dan Bilqis Sekarini P. dengan judul Prestazi: Maximize Students Potential and Passion in Pandemic.
Sementara, silver award diraih oleh Devia Nanda S., Intan Ayu R., dan Hilda Septiani A. dengan judul NED-Adjustable Table Divider. Selain itu, desain milik juga meraih penghargaan pada kategori lain, yaitu best project in Interaction Design Category Award, Best Poster Award, dan penghargaan prestisius Diamond Award atau karya desain terbaik dalam kompetisi IID 2021. Mereka dibimbing langsung oleh Pandu Purwandaru, Ph.D., dosen Desain Interior FSRD UNS.
Kemudian, delegasi dari Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) yang memperoleh silver award adalah Amelia Metta A. dengan karyanya yang berjudul Bamboo Based Packaging. Tim dari Prodi Seni Rupa Murni juga berhasil menyabet bronze award dengan judul Characteristics karya Noni Rinjani.
Pada kategori profesional, Gold Award diraih oleh tim yang diketuai dosen DKV, Jazuli Munib dengan anggota Esty Wulandari dan Ervina Mugi Astari. Karya yang mereka usung berjudul Story Book Design of Environmental and Hydroponics for Children. Kemudian, Silver Award disabet tim Jazuli Munib dengan anggota Bedjo Riyanto, Andreas S. Widodo, dan Esty Wulandari dengan karya Brownies Packaging Concept from Teak Leaves. Secara akumulasi, FSRD UNS meraih 11 penghargaan dalam kompetisi tersebut.
Salah satu peraih gold award, Dinda Karina Yohany mengungkapkan sangat senang dan bangga atas raihannya tersebut. Terlebih, kompetisi ini diikuti oleh beberapa negara, antara lain Malaysia, Indonesia, Rusia, Jepang, Saudi Arabia, dan Bangladesh.

“Awalnya merasa tertantang karena peserta dari beberapa negara, ditambah lagi pelaksanaan yang hampir bersamaan dengan monev PKM dan kesibukan lain. Alhamdulillah bisa meraih gold award dan membanggakan UNS, terlebih beberapa tim lain dari FSRD juga mendapatkan prestasi yang sama di kompetisi ini,” ungkap Karin.
Karin dan timnya mengangkat potensi kearifan lokal dengan kolaborasi masyarakat (community based design) yang mengolah laminasi serat alam tanaman mendong di Dusun Plembon, Yogyakarta.
“Semua tim dari FSRD memiliki inovasi dan ide yang luar biasa, harapannya dapat menginspirasi teman-teman mahasiswa semua untuk terus berkarya dan menciptakan inovasi yang dapat bermanfaat bagi lingkungan sekitar kita,” pungkasnya. Humas UNS
Reporter: Bayu Aji Prasetya
Editor: Dwi Hastuti



















