UNS – Dalam rangka meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya pola hidup sehat dan pentingnya menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan menggelar kegiatan “BPJS Kesehatan Goes to Campus”. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap di 9 (sembilan) perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia, salah satunya di Universitas Sebelas Maret (UNS) yang diselenggarakan di Aula Gedung F FKIP pada Rabu, (20/9/2017).

Sambutan Bayu Wahyudi selaku Direktur Kepatuhan Hukum dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan dalam pembukaan acara BPJS goes to Campus UNS pada Rabu, (20/9/2017)⁠⁠⁠⁠

Kegiatan yang mendatangkan Ade Rai selaku brand ambassador BPJS tersebut ditargetkan kepada mahasiswa karena periode usia remaja merupakan masa yang paling rentan dan memiliki risiko yang cukup besar terpengaruh lingkungan. Faktanya, penyakit katastropik seperti stroke, gagal ginjal, penyakit jantung, hipertensi, dan sebagainya terjadi pula pada remaja akibat kurang olahraga dan pola makan tidak sehat yang menyebabkan obesitas. Oleh karena itu, promosi pola hidup sehat kepada generasi muda harus dilakukan sejak dini, sehingga diharapkan generasi muda dapat terhindar dari risiko penyakit katastropik.

“Total biaya penyakit katastropik pada rentang waktu 2014 – 2016 mencapai Rp 36,3 triliun atau 28% dari total biaya pelayanan kesehatan rujukan. Peringkat biaya teratas diduduki oleh hipertensi dengan jumlah biaya Rp 12,1 triliun, disusul dengan diabetes mellitus sebesar Rp 9,2 triliun, penyakit jantung koroner sebesar Rp 7,9 triliun, dan gagal ginjal kronis sebesar Rp 6,8 triliun,” tutur Direktur Kepatuhan, Hukum dan Hubungan Antar Lemabaga, Bayu Wahyudi dalam acara Konferensi Pers BPJS Kesehatan Goes to Campus. (20/9/2017)

Penandatanganan MoU Kerjasama antara UNS dengan BPJS-Kesehatan yang diwakilkan oleh Mohammad Jamin selaku Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UNS dan Bayu Wahyudi selaku Direktur Kepatuhan Hukum dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan pada Rabu, (20/9/2017)

Selain untuk menyosialisasikan pola hidup sehat, salah satu tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah akan ditindaklanjuti dengan kerjasama antara UNS dengan BPJS Kesehatan. Kerjasama tersebut disambut baik oleh Mohammad Jamin selaku wakil rektor 2 UNS yang disampaikan dalam sambutanya, ia menyebutkan dua alasan; pertama karena UNS memiliki rumah sakit pendidikan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan program BPJS dan merelisasikan rencana program UNS untuk mengikut-sertakan mahasiswa UNS dalam program kesehatan bersama BPJS. Kerjasama tersebut disimbolkan dengan penandatanganan MoU dengan pihak BPJS Kesehatan.

Kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Campus diharapkan dapat membentuk serta meningkatkan rasa kepedulian, kerelaan membantu sesama, dan gotong royong dalam diri para pelajar, terutama dalam hal pelaksanaan program jaminan kesehatan di Indonesia dengan harapan generasi muda dapat membantu mendukung program pemerintah mewujudkan Indonesia yang lebih sehat. [humas-red.uns.ac.id/Isn/Eln]