UNS — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menjadi tuan rumah konferensi internasional “the 2nd Asia Pacific on Industrial Engineering and Operations Management (2nd APIEOM)”. Ajang ini menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi dari industri untuk bertukar ilmu terkait isu-isu perubahan dan dinamika dalam bidang teknik industri dan manajemen perasi. Kegiatan tersebut diselenggarakan secara daring selama empat hari, Senin-Kamis (13-16/9/2021).

“Acara ini melibatkan 15 pembicara kunci dan presentasi artikel lebih dari 700 peserta dari 35 negara,” ujar Wahyudi Sutopo selaku ketua panitia.

UNS ditunjuk sebagai tuan rumah oleh IEOM Society dengan menggandeng mitra lokal Unversitas Diponegoro (Undip), Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (Uinsuka), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY); Universitas Telkom, Universitas Tarumanagara (Untar), dan Badan Kerjasama Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Industri (BKSTI).

Pada hari pertama, Senin (13/9/2021), kegiatan dimulai dengan penyelenggaraan 12 cabang kompetisi mahasiswa, yakni kompetisi undergraduate student paper disponsori oleh Siemens; graduate student paper disponsori oleh Eaton corporation; undergraduate research; senior design project; doctoral dissertation; master thesis; human factors and ergonomics; lean six sigma competition disponsori oleh tooling tech group; simulation; supply chain and logistics; covid-19; dan poster.

Hari kedua, Selasa (14/9/2021), konferensi dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UNS, Prof. Dr. Kuncoro Diharjo, S.T., M.T. Apresiasi juga diberikan Prof. Kuncoro Diharjo kepada Program Studi (Prodi) Teknik Industri dan Fakultas Teknik (FT) UNS yang bergabung dengan IEOM Society dan berpartisipasi aktif menjadi penyelenggara Konferensi kedua APIEOM ini.

UNS Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional 2nd Asia Pacific IEOM 2021

“2nd APIEOM 2021 sangat mendukung sinergisitas menuju UNS sebagai World Class University, serta membangun hubungan yang lebih kuat antara universitas dan industri, secara global,” ujar Prof. Kuncoro Diharjo.

Dalam kegiatan ini hadir sebanyak 15 pembicara kunci dari universitas berkelas dunia dan perusahaan global. Di hari kedua, telah hadir 3 pembicara kunci pada sesi pertama. Dr. Jessika E. Trancik, dari the Massachusetts Institute of Technology USA sebagai pembicara pertama membahas “Data-informed models to accelerate clean energy innovation: example from transportation systems”. Pembicara kedua, Dr. Jay Lee, dari Foxconn Technology Group Taiwan yang memaparkan “Industrial AI and Resilient Manufacturing Systems – Technologies, Challenge and Reserch Issues”. Sedangkan pembicara ketiga, Prof. George Q. Huang, dari The University of Hong Kong berbagi materi terkait “Industri 4.0- Smart Manufacturing: From Zero Inventory to Zero Warehouse Manufacturing”.

Kegiatan berlanjut pada sesi kedua dengan menghadirkan Dr. Robert de Souza, The Executive Director, dari the Logistics Institute – Asia Pacific (TLIAP) Singapura dan Harry Kasuma (Kiwi) Aliwarga selaku Chief Executive Officer and Co-Owner, UMG Myanmar. Pembicara kunci lainnya masih akan berlanjut pada hari ketiga dan keempat penyelenggaraan 2nd APIEOM.

Persoalaan pendidikan teknik global juga menjadi perhatian utama IEOM Society dengan menyelenggarakan “25th IEOM Global Engineering Education Forum” dengan tujuan mengurangi kesenjangan kesiapan lulusan teknik di seluruh dunia. FT UNS bekerja sama dengan FT UNDIP dan Centre of Engineering Education (CEE) Universiti Teknologi Malaysia (UTM) memanfaatkan forum tersebut untuk menginisiasi “Indonesian Engineering Education Conference (IEEC)”.

Dekan FT UNS, Dr. Techn. Ir. Sholiqin As’ad, M.T., pada pidato sambutan pembukaan acara IEEC menyampaikan pentingnya penguatan pendidikan teknik global, khususnya bagi Indonesia yang masih kekurangan insinyur.

“Forum ini dapat menjadi sarana bertukar pikiran, pengetahuan, dan pengalaman berkaitan dengan berbagai persoalan pengajaran dan pembelajaran pendidikan teknik, serta akreditasi internasional,” ujar Dr. Sholiqin.

Kegiatan ini akan ditutup pada Kamis (16/9/2021) malam, dengan agenda pemberian IEOM Society Awards kepada insan yang berjasa pada pengembangan bidang teknik industri dan manajemen operasi serta pemenang kompetisi mahasiswa.
Humas UNS

Reporter: Rangga Pangestu Adji
Editor: Dwi Hastuti

Suka dengan artikel ini?

Tingkatkan Pertumbuhan Sayur dan Buah, Mahasiswa UNS Rancang Alat Penyiram Otomatis dan Humidity Controller

UNS --- Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tak pernah kehabisan akal untuk...

Prodi Sosiologi Fisip UNS Teken Kerja Sama dengan UIN Ar-Raniry Aceh

UNS --- Pada September 2021 ini, Program Studi (Prodi) S1 Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan...

Tim KKN UNS 148 Sosialisasikan Bahaya Covid-19 dan Vaksinasi untuk Lansia di Desa Gombang, Boyolali

UNS --- Pandemi Covid-19 sudah berlangsung hampir dua tahun. Sejumlah varian baru yang lebih...

Solutif dan inovatif, Mahasiswa UNS Ciptakan Pelapis Antivirus Berbasis Selulosa sebagai Alternatif Pencegahan Penyebaran Covid-19

UNS --- Tiga mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melakukan inovasi di tengah...

Dosen UNS Gelar Pendampingan Industri Jersey Printing melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat

UNS --- Jersey merupakan pakaian yang sering dipakai untuk kegiatan permainan sepak bola. Namun,...

FEB UNS Gelar Pelatihan Alat Analisis Kuantitif – IBM SPSS

UNS --- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan...

Bimbingan Karir dan ‘Planner Book’, Program Gagasan Mahasiswa UNS Guna Mengurangi Kecemasan Karir Tunarungu

UNS --- Terobosan baru kembali dilakukan oleh mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta...

Kreatif dan Solutif, Tiga Mahasiswa UNS Sulap Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit Menjadi Plester Terapi Luka Diabetes

UNS --- Selama ini, Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) hanya dianggap sebagai limbah padat hasil...

Mahasiswa UNS Ciptakan Sabun Kertas Berbahan Alami

UNS --- Berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan akibat pandemi Covid-19, lima mahasiswa...

Tingkatkan Minat Bercocok Tanam Warga, Kelompok 333 KKN UNS Kenalkan Sistem Hidroponik

UNS --- Hidroponik menjadi salah satu inovasi dalam bercocok tanam yang makin menarik perhatian...