Berita Terkini

Kuliah Umum Maru: Tiga Kunci Sukses Belajar A la Tung Desem

By 18 August 2016 No Comments
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
IMG_1375

Gaya Tung Desem yang atraktif membuat kuliah umum mahasiswa baru UNS semakin semarak.

Sekitar 8480 mahasiswa baru UNS dari jenjang diploma, sarjana, dan pascasarjana memadati halaman Kantor Pusat Gedung dr. Prakosa. Seragam putih dan almamater biru telur khas UNS menutupi hijaunya halaman kantor pusat. Usai mengikuti upacara pelantikan, Kamis (18/8/2016), mereka, mahasiswa baru UNS mengikuti kuliah umum dari motivator ternama, Tung Desem Waringin.

Tung Desem Waringin yang merupakan alumni Fakultas Hukum UNS membagi pengalaman selama menjadi mahasiswa dulu. Kuliah umum yang digelar di halaman kantor pusat terlihat semarak dengan gaya Tung yang atraktif. Sesekali mahasiswa baru itu diajak melakukan gerakan-gerakan yang membakar semangat. “ Angkat tangan, katakan ‘semangat hore’,“ komando Tung.

Meski angin yang kencang membuat gemuruh pada pengeras suara, pesan Tung tentang tiga kunci sukses belajar masih terdengar jelas. Pertama, menurut Tung, meluangkan waktu untuk membaca materi yang akan diajarkan memudahkan kita memahami materi. Begitu juga, meluangkan waktu membaca materi setelah usai pelajaran. Kedua, pastikan kita memahami materi. Tanyakan materi tersebut kepada guru meski kita sudah paham. “Bikin kita terkenal juga di mata guru,” kelakarnya. Ketiga, biasakan mengerjakan soal-soal tahun lalu. Selain itu, Tung juga menyampaikan untuk belajar menulis jurnal sejak semester satu. “Jangan menunggu sampai semester tujuh, ketinggalan,” ujarnya.

IMG_1369

Tidak sendiri, Tung Desem ditemani petugas alih bahasa isyarat saat memberi kuliah umum.

Ditemani oleh petugas alih bahasa isyarat  di sepanjang kuliah umum, Tung melanjutkan kuliahnya tentang bisnis. Meski masih di bangku kuliah, menurut Tung, mahasiswa bisa  ‘merdeka’ secara finansial. Mahasiswa bisa memulai bisnis sejak dini. Bisnis yang paling tidak membutuhkan modal menurut Tung adalah menjadi makelar. Selain itu biasakan menyisihkan uang saku. Kemudian, investasikan uang tersebut untuk barang atau hal yang produktif, yakni yang bisa menambah nilai uang tersebut. “Berani ‘sadis’, sabar dan disiplin untuk kesenangan,” Tung Desem menekankan.

Tung Desem Waringin merupakan lulusan Fakultas Hukum tahun 1987. Ia pernah dinobatkan sebagai The Most Powerfull People and In Ideas in Business 2005 versi Majalah Swa. Ia diikenal juga sebagai konsultan dan pembicara yang telah tampil di hadapan lebih dari 100.000 orang dari berbagai penjuru dunia. Tung pernah memecahkan rekor Muri sebagai penulis buku inspirasional pertama Financial Revolution di Indonesia yang penjualannya melebihi 10.551 eksemplar pada hari pertama peredarannya. Tahun 2013, Tung terpilih sebagai 100 Alumni UNS Berprestasi.[](nana.red.uns.ac.id)

Leave a Reply